Pemkab Bekasi Peringati Hari Pangan Sedunia

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi peringati Hari Pangan Sedunia ke-39 tingkat Kabupaten Bekasi.  Acara yang dilaksanakan di Plaza Kantor Kecamatan Cikarang Timur, Selasa (22/10/2019) tersebut dihadiri Perwakilan Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian Republik Indonesia, Asisten Daerah (Asda) II,  Entah Ismanto, Unsur Muspida Kabupaten Bekasi, Unsur Muspika Kecamatan Cikarang Timur, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi dan Seluruh Peserta Lomba Kegiatan Peringatan HPS tahun 2019.

Peringatan hari pangan dibuka dengan penabuhan gong oleh Entah Ismanto selaku Asda II dan dilanjutkan dengan pembacaan sejarah hari pangan sedunia yang dibacakan oleh Yeta Hendriwideta selalu perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi.

“Hari Pangan Sedunia tahun ini merupakan momentum untuk menguatkan Industrialisasi Pangan. Mengingat Kabupaten Bekasi merupakan salah satu wilayah di Jawa Barat yang mempunyai potensi pengembangan industrialisasi pangan yang cukup baik,” kata Entah.

Tema Hari Pangan Sedunia tingkat nasional tahun 2019 yaitu Industrialisasi Pertanian dan Pangan menuju Indonesia lumbung pangan dunia tahun 2045. Sedangkan tema Hari Pangan Sedunia tingkat Jawa Barat tahun 2019 yaitu Industrialisasi Pangan lokal menuju ketahanan pangan Jabar Juara 2023.

Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi, Peringatan Hari Pangan Sedunia diharapkan dapat meningkatkan kepedulian seluruh insan pangan disemua tingkatan mulai dari pemerintah sampai masyarakat untuk terus melakukan inovasi pangan baik produksi maupun industrialisasi pangan olahan sehingga ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi dapat terwujud.

Menurut Entah, industrialisasi pangan dapat dimulai melalui minat generasi muda. Minat generasi muda harus dibangun melalui berbagai upaya.

“Pembangunan pedesaan dapat dijadikan sebagai salah satu upaya memberdayakan pemuda dalam pengembangan usaha produktif. Mulai dari budidaya sampai pengolahan hasil, sehingga para generasi muda akan tertarik ikut terjun kedalam pengembangan pangan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Entah turut membahas tentang bagaimana cara mengatasi masalah stabilitas dan harga pangan pokok strategis. Salah satu terobosan yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan pengembangan usaha pangan masyarakat melalui Toko Tani Indonesia.

“Saya berharap Toko Tani Indonesia dapat lebIh meningkatkan aktivitasnya untuk membantu masyarakat dalam stabilitas pasokan dan harga pangan pokok,” ucap dia.

Sebelum acara berakhir, para tamu undangan diajak untuk mengunjungi stand Uji Coba Keamanan Pangan. Lalu diakhiri dengan pemberian hadiah kepada pemenang Adhikarya Pangan Nusantara Bidan Kelembagaan Ketahanan Pangan serta kunjungan ke arena Lomba dan Bazaar.

Rz
Editor: Rz
Foto: Humas Pemkab Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *