Wujudkan Pelayanan Cepat dan Terjangkau, Pemkab Bekasi Resmikan Garcep Layanan Kependudukan

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan adminsitrasi kependudukan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi membuka Gerai Cepat (Gercep) Layanan Kependudukan di Sentra Grosir Cikarang (SGC), Kecamatan Cikarang Utara, Rabu (30/10/2019). Gercep menjadi gerai pertama yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi yang berlokasi di pusat perbelanjaan.

Dipilihnya pusat perbelanjaan sebagai lokasi pelayanan, merupakan upaya untuk memudahkan warga yang hendak mengurus administrasi kependudukan.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan Pemkab Bekasi berkomitmen melakukan upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mewujudkan pelayanan publik yang cepat dan lebih terjangkau lokasinya dengan masyarakat.

“Jadi kalau ke kantor pemda mungkin terlalu jauh, jadi dibuat di sini. Prinsipnya untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Eka usai meresmikan Gercep.

Eka menuturkan, Gercep merupakan bagian dari rencana Pemkab Bekasi untuk mendirikan Mal Pelayanan Terpadu. “Sesuai dengan semangat baru yakni Bekasi baru Bekasi bersih, maka kami inginnya memberi kemudahan bagi masyarakat, terutama dalam hal kemudahan pelayanan,” ujarnya.

Meski diklaim pelayanan cepat, Gercep tidak memberlakukan sistem pelayanan satu hari (one day service). Warga yang hendak mengurus administrasi kependudukan tetap harus menunggu hingga tiga hari sampai dokumennya terbit.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi, Hudaya mengatakan, one day service tidak diberlakukan lantaran untuk mencegah gangguan teknis, terutama dalam sistem yang terkoneksi internet.

“One day service menyangkut ketergantungan kami terhadap aplikasi. Misal aplikasi atau sistemnya terjadi gangguan, off, kemudian masyarakat tahunya sehari langsung jadi, mereka bisa complain. Belum lagi jumlah pemohonnya relatif tinggi,” kata dia.

Meski begitu, Hudaya menegaskan, pengurusan administrasi di Gercep lebih cepat dibanding di Kantor Disdukcapil. Dokumen kependudukan yang biasanya memerlukan waktu hingga tujuh hari, kini hanya cukup tiga hari.

Percepatan pengurusan ini dilakukan setelah Disdukcapil memberlakukan tanda tangan elektronik pada seluruh dokumen kependudukan.

“Biasanya akta kelahiran selesai tujuh hari, di sini tiga hari. Karena misalnya aplikasinya off di hari pertama, masih ada jeda di hari kedua. Tapi jika di hari kedua masih off, maka saya akan turun tangan menandatangi langsung, secara manual. Ini sudah diantisipasi,” ucapnya.

Sebelum resmi dioperasikan, kata Hudaya, pihaknya telah melakukan uji coba Gercep selama 15 hari ke belakang untuk mengukur kekuatan sumber daya manusia, jumlah pelayanan serta sistem yang digunakan.

Hasilnya, selama masa uji coba, antusiasme warga terbilang tinggi. Dalam sehari, Gercep dapat melayani sedikitnya 60-80 berkas kartu keluarga, 50-75 berkas akta kelahiran beserta akta kematian dan 100 permohonan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA).

“KIA yang relatif banyak karena merupakan barang baru. Meski begitu, untuk akta perceraian dan perkawinan masih dilayani di kantor karena secara administrasi belum bisa dilayani di gerai,” katanya.

Untuk diketahui, Gercep melayani berbagai kepengurusan administrasi kependudukan, mulai dari perekaman KTP elektronik, pembuatan KK, akta kelahiran, akta kematian hingga pembuatan KIA. Gercep bukan enam hari dalam seminggu, yakni Senin-Jumat pukul 9-15.30 dan Sabtu pukul 9-14.00.

Rz
Editor: Rz
Foto: Humas Pemkab Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *