Pemkab Bekasi Raih Penghargaan Swasti Saba Padapa Tahun 2019 5/5 (1)

Jakarta, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi kembali torehkan penghargaan tingkat nasional. Kali ini penghargaan Swasti Saba Padapa atau kabupaten/kota sehat tahun 2019 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berhasil diperoleh Pemkab Bekasi.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja didampingi Ibu Holilah Eka Supria Atmaja selaku Pembina Forum Masyarakat Kabupaten Bekasi Sehat (FMKBS) hadir secara langsung menerima penghargaan di depan 177 kepala daerah se-Indonesia.

Acara penganugerahan yang dilaksanakan, Selasa (19/11/291) di Sasana Bhakti Praja, Gedung C Kemendagri, Jakarta itu dihadiri Mendagri Tito Karnavian dan Menkes Terawan Agus Putranto. Penghargaan Swasti Saba Padapa merupakan penghargaan terhadap pemerintah daerah/kota yang berkomitmen dan berhasil menjadikan kabupaten/kota Sehat Tahun 2019.

Menkes Terawan Agus Putranto mengatakan kesehatan merupakan keadaan sehat baik fisik, mental, spiritual maupun sosial. Menurutnya setiap orang berhak atas kesehatan dan atas lingkungan yang sehat sebagaimana menjadi amanat undang-undang Kesehatan.

“Penyelenggaraan kabupaten/kota sehat merupakan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat secara harmonis, integrasi antar sektor untuk memenuhi kepentingan masyarakat dalam upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif,” katanya.

Sementara itu Mendagri Tito Karnavian menilai  topik kesehatan merupakan isu strategis dan sentral dalam rangka mendukung program prioritas pembangunan nasional yang berkaitan dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), terutama dalam menghadapi bonus demografi.

“Topik kesehatan ini menarik karena visi pertama Bapak Presiden untuk lima tahun ke depan, yaitu kesehatan. Tempat kita bermukim yang sehat dan sejahtera termasuk Pembina yang sehat dan sejahtera adalah di kabupaten/kota tempat kita berada. Oleh karenanya kesehatan merupakan aspek yang penting untuk pembangunan SDM, terutama dalam menghadapi bonus demografi,” kata dia.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menyampaikan penghargaan yang berhasil diraih Pemkab Bekasi merupakan titik awal untuk memotivasi dan meningkatkan jumlah tatanan penyelenggaraan Kabupaten Bekasi sehat di tahun mendatang sesuai dengan potensi yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Tentu ini merupakan sebuah apresiasi bagi kami untuk memotivasi dalam lebih meningkatkan tatanan tatanan penyelenggaraan Kabupaten Bekasi sehat, seperti bagaimana mewujudkan kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat yang mandiri serta kawasan industri yang sehat,” katanya.

Eka mengungkapkan rasa optimisnya untuk terus berbenah dalam mewujudkan Kabupaten Bekasi yang bersih, nyaman, aman dan sehat sesuai dengan semangat membangun Kabupaten Bekasi melalui slogan ‘Bekasi Baru Bekasi Bersih’.

“Saya optimis bersama jajaran akan terus berbenah untuk dapat membangun Kabupaten Bekasi menjadi rumah yang sehat bagi masyarakat yang ada. Mudah mudahan tahun 2021 kita bisa meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda,” ujarnya.

Ditempat yang sama Ketua tim FMKBS, Slamet Supriyadi mengatakan pembangunan kesehatan tidak hanya tanggungjawab pemerintah saja, akan tetapi juga melibatkan paran serta masyarakat.

“Melalui tim pembina FMKBS secara bertahap telah melaksanakan dua tatanan dari sembilan tatanan yang ada dalam penyelenggaraan kabupaten/kota sehat diantaranya, mewujudkan kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum serta kehidupan masyarakat yang mandiri,” kata Slamet yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi.

Rz
Editor: Rz
Foto: Humas Pemkab Bekasi

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *