Lapas Cikarang Raih Penghargaan WBK dan Pelayanan Publik Berbasis HAM 5/5 (1)

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Cikarang memborong dua penghargaan bergengsi sekaligus pada peringatan Hari Anti Korupsi dan Hari Hak Asasi Manusia. Dua penghargaan yang berhasil disbet yakni penghargaan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan unit kerja yang mampu melaksanakan pelayanan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM).

Predikat WBK diterima langsung oleh Kepala Lapas Cikarang, Kadek Anton Budiharta dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang didampingi Kepala Ombudsman Republik Indonesia Azmulian Rifai dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Raharjo di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Kepala Lapas Cikarang, Kadek Anton Budiharta mengatakan penghargaan ini merupakan bukti dari perubahan perwajahan lembaga pemasyarakatan yang menjadi instansi yang transparan dan melayani.

“Ini merupakan apresiasi yang wajib disyukuri. Ini berkat kerja sama semua keluarga Lapas Cikarang dan ini merupakan akhir, melainkan awal dari perubahan,” katanya.

Bagi sebuah instansi pemerintahan, zona integritas WBK merupakan salah satu predikat yang paling bergengsi untuk mengukur sejauh mana instansi tersebut menerapkan sistem anti korupsi.

Predikat ini diberikan kepada kementerian, lembaga dan pemerintah daerah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Setidaknya terdapat beberapa elemen yang harus dipenuhi untuk menjadikan suatu instansi berhak menyandang predikat WBK. Beberapa elemen penilaian itu yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.

“Patut disyukuri dari beberapa tahapan itu bisa dilalui dan diterapkan secara di Lapas Cikarang. Namun, tantangan kedepanya akan lebih berat lagi, pelayanan yang sudah dilaksanakan harus bisa berlanjut dan lebih meningkat kualitasnya. Lapas Cikarang akan berusaha selalu memiliki komitmen, integritas, agar dapat melaksanakan tugas dan fungsi pemasyarakatan,” ujarnya.

Selain Lapas Cikarang, predikat WBK pun disandang oleh 506 unit kerja dari 63 instansi pemerintah yang berhasil membangun zona integritas.

Pada kesempatan berbeda, Lapas Cikarang pun memeroleh penghargaan sebagai unit kerja yang berhasil melaksanakan pelayanan publik berbasis HAM dengan predikat sangat baik. Penghargaan diberikan oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD pada peringatan Hari HAM se-dunia ke-71 di Bandung.

“Ini menjadi buah dari kerja keras semuanya yang bertugas di Lapas Cikarang, semua pihak yang terlibat dalam pembangunan pelayanan berbasis HAM di Lapas Cikarang. Dengan adanya pemberian penghargaan ini, Lapas Cikarang harus bisa menjaga dan selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan berbasis HAM yang terbaik untuk masyarakat,” kata Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Cikarang Dwi Fuad Djamali usai menerima penghargaan.

Rz-Djapos.com
Editor: Rz
Foto: ist

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *