Terapkan E-Katalog pada Pembangunan Jalan, Tahun 2020 Pemkab Bekasi Ubah Sistem Lelang 5/5 (1)

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan mengubah sistem pelelangan pada proyek pembangunan infrastruktur jalan di tahun 2020. Perubahan ini dilakukan pada materi proyek infrastruktur jalan yang dilelang. Jika semula pada satu kegiatan keseluruhannya dilelang, baik jasa maupun bahan bangunan, kali ini Pemkab Bekasi hanya melelang jasa pembangunannya. Sedangkan untuk bahan bangunannya menggunakan sistem e-katalog.

Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaann (ULP) Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Beni Saputra mengatakan perubahan ini diyakini akan dapat efektif untuk memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga. Sehingga memersempit ruang praktik kecurangan yang memanipulasi spesifikasi bahan bangunan yang digunakan.

“Misalkan proyek pembangunan jalan di titik A dengan spesifikasi bahan bangunan beton jenis k-450, bahan bangunan betonnya itu melalui e- katalog. Jadi kami hanya melelangkan jasa pembangunannya saja. Sehingga dapat terkontrol betul tidak bahan bangunannya sesuai spesifikasi. Jadi kontrol tetap terjaga,” kata Beni kepada djapos.com di Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (19/12/2019).

Beni menuturkan, selain menjaga kualitas pembangunan, perbubahan ini diyakini mampu meningkatkan serapan anggaran yang kian tahun makin rendah serta memercepat proses pembangunan. Bahkan, konstruksi sudah dapat digelar pada akhir triwulan pertama.

“Jadi ini terobosan baru kami, kami akan ubah proyek infrastruktur yang tadinya dilelang keseluruhan menjadi dikolaborasikan dengan e-katalog. Ini sudah dikomunikasikan dengan Pak Bupati dan dapat dilaksanakan mulai 2020 nanti,” kata dia.

Beni mengatakan, skema ini telah digunakan di beberapa kota lain dengan hasil yang cukup memuaskan. Maka, langkah ini pun akan diadopsi di Kabupaten Bekasi. Pada tahap pertama, skema ini hanya akan diterapkan pada proyek pembangunan jalan.

“Tahap awalnya di jalan dulu, baik proyek jalan besar atau jalan lingkungan. Kenapa jalan karena spesifikasinya dinilai lebih sederhana dari pada jembatan atau bangunan misalnya. Tapi efeknya akan signifikan karena alokasi anggaran di jalan ini terbilang besar,” ucapnya.

Berkaca pada APDB 2019 yang kini tengah berjalan, lanjut Beni, pagu untuk proyek pembangunan jalan mencapai Rp 800 miliar. Pembangunan jalan ditangani oleh dua dinas yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan.

“Jadi kami meyakini ini bakal efektif sekaligus bisa memaksimalkan anggaran yang besar ini dengan kualitas pembangunan yang sangat baik. Ini sesuai dengan komitmen Pak Bupati Eka Supria Atmaja di mana 2020 menjadi tahun kualitas pembangunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Beni, perubahan skema pelelangan ini bakal disosialisasi pada dua dinas yang berkaitan itu. Selanjutnya, mereka bakal menyusun jadwal pelelangan secara runut dan tertib.Beni meyakini skema ini dapat memercepat pembangunan karena pelelangan lebih sederhana.

“Maka kuncinya dari jadwal ini harus sesuai. Jika sebelumnya lelang baru digelar Mei bahkan Juni, sekarang lebih cepat. Dengan hanya melelang jasanya saja, lelang bisa dilakukan sejak awal tahun. Kemudian konstruksinya bisa dilakukan lebih awal, paling cepat Maret sudah digelar. Jadi itu pembangunan sudah dapat dirasakan oleh masyarakat,” ucap dia.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Cecep Noor menanggapi positif rencana perubahan skema pelelangan. Hanya saja, perubahan itu harus diterapkan secara konsisten agar tujuan untuk memercepat pembangunan dapat terpenuhi.

“Jangan sampai cuma di awal saja percepatan, percepatan, tapi tetap lelangnya molor. Di akhir tahun baru sibuk ngerjain ini itu. Masyarakat itu inginkan pembangunan. Jadi saya meyambut positif perubahan ini tapi harus konsisten baik skemanya, jadwalnya dan kualitas pembangunan itu sendiri,” ucap dia.

Rz-Djapos.com
Editor: Rz
Foto: ilustrasi/ist

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *