Peduli Korban Banjir, Bupati Bekasi Perintahkan Seluruh Perangkat Daerah Turun ke Wilayah

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melakukan aksi cepat peduli terhadap korban banjir yang melanda wilayah di 21 desa dari 14 Kecamatan. Aksi cepat dengan meninjau wilayah yang terkena banjir itu dipimpin langsung Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

 ”Ya banjir ini merupakan musibah bagi masyarakat, oleh sebab itu saya langsung pimpin kegiatan untuk langkah awal memberikan bantuan makanan atau keperluan bagi masyarakat yang terkena bencana banjir. Jadi ini bentuk dari kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang terkena bencana banjir,” kata Eka saat mengunjungi beberapa wilayah terdampak banjir di Cikarang Selatan, Kamis (2/1/2020).

Didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) dan beserta jajaran, Eka memberikan bantuan serta mengucapkan bela sungkawa kepada korban meninggal karena tertimpa longsoran proyek turap perumahan yang sedang dibangun di Kampung Serang, Desa Sukadami. Kecamatan Cikarang Selatan.

”Ya kami kesini untuk memberikan bantuan, karena hal ini merupakan musibah dari curah hujan yang begitu tinggi pada saat akhir tahun menjelang pergantian tahun. Namun dalam hal ini kami dari Pemkab Bekasi akan memanggil pihak pengembang untuk bertanggung jawab terkait longsornya turap dan hal ini jangan sampai terjadi kembali,” ujarnya.

Usai melihat korban meninggal, Eka beserta rombongan langsung meninjau beberapa wilayah titik banjir sekaligus memberikan bantuan berupa makananan dan minuman serta kebutuhan korban banjir.

”Wilayah titik banjir kan di 12 titik kecamatan dan dua kecamatan juga berpotensi. Jadi ada di 14 titik kecamatan. Bantuan serta kunjungan ini merupakan langkah awal dengan memeberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan,” ucap Eka saat meninjau titik banjir di RW 15, Kelurahan Jati Mulya, Kecamatan Tambun Selatan.

Eka mengaku sengaja melibatkan seluruh kepala perangkat daerah agar seluruh masyarakat yang terkena musibah banjir dapat merasakan bantuan dari pemerintah serta merangsang kepedulian seluruh jajarannya.

”Bantuan awal ini kami tidak menggunakan APBD melainkan swadaya dari masing masing perangkat daerah. Adapun dari APBD sebagian kami berikan melalui BPBD dan Dinas Sosial seperti bantuan dapur umum, serta kebutuhan perahu karet dan air bersih,” katanya.

 Untuk jangka panjang, Eka mengyampaikan pihaknya sudah memetakan beberapa titik yang rawan banjir dengan membangun perbaikan drainase serta membangun tendon air untuk mengatasi masalah banjir.

”Kami sudah lakukan intervensi anggaran untuk mengalokasi biaya untuk menangani banjir. Jadi harapan kami kalau hujan sebentar atau lama masyarakat tidak merasakan banjir, dan yang terpenting warga juga dapat menjaga kebersihan untuk tidak buang sampah sembarangan atau saluran air,” tutupnya.

Rz-Djapos.com
Editor: Rz
Foto: Humas Pemkab Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *