Pemkab Bekasi Ganti Dukumen Kepundudukan yang Rusak Akibat Banjir

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan mengganti dokumen kependudukan warga yang hilang ataupun rusak karena terkena banjir.Pelayanan dokumen kependudukan itu mulai dibuka, Senin (6/1/2019).

“Poskonya mulai hari ini sudah aktif di halaman Pemda Kabupaten Bekasi. Untuk persyaratan bisa juga dikirim lewat nomor WhatsApp 081381914314,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Hudaya, Senin (6/1/2020).

Hudaya mengatakan di posko tersebut, Dinas Dukcapil Kabupaten Bekasi melayani penggantian beberapa dokumen kependudukan. Seperti Kartu Keluarga dan KTP elektronik (e-KTP). Untuk mendapat pengganti dokumen kependudukan yang baru, warga harus menyerahkan persyaratan yang dibutuhkan, salah satunya yakni surat keterangan dari RT yang menyatakan jadi korban banjir.

“Hari ini saya kirim surat ke seluruh camat untuk menginformasikan penggantian dokumen kependudukan yang rusak karena musibah banjir. Kami akan mengganti atau membuatkan dokumen baru dengan syarat ada keterangan dari ketua RT bahwa yang bersangkutan korban banjir,” katanya.

Hudaya mengatakan, hari ini pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Ditjen Dukcapil. Ia akan meminta blangko e-KTP untuk mengganti milik korban banjir.

“Hari ini saya koordinasi ke Ditjen Dukcapil terkait blangko KTP elektronik. Kalau blangkonya diberikan kami akan ganti dengan KTP elektronik. Tapi kalau blangko tidak diberi, berarti kami ganti dengan suket (surat keterangan),” ucap dia.

Soal jumlah blangko KTP elektronik yang diajukan, Hudaya belum bisa menjawab. Karena sampai saat ini belum diketahui jumlah kebutuhan blangko KTP elektronik untuk korban banjir.

“Nanti diajukan setelah koordinasi. Karena kami juga belum punya data berapa kebutuhan blangko untuk korban banjir. Mudah-mudahan ada kabar baik dari Ditjen Dukcapil,” ujarnya.

Seperti diketahui, banjir merendam 14 kecamatan di Kabupaten Bekasi beberapa hari yang lalu. Banjir tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tapi juga banyak dokumen kependudukan warga yang terendam dan hanyut terbawa banjir .

Rz-Djapos.com
Editor: Rz
Foto: Humas Pemkab Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *