Sekda Kabupaten Bekasi Tekankan Perbaikan Kualitas Kinerja Untuk Kepentingan Publik

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Uju menekankan kepada perangkat daerah agar meningkatkan perbaikan kualitas kinerja untuk kepentingan publik. Hal itu disampaikan Uju dalam pembukaan pelaksanaan verifikasi Dokumen Perencanaan Anggaran (DPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2020, di Gedung Swatantra Wibawamukti, Komplek Perkantoran Pemkab. Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (8/1/2020).

Diketahui, pelaksanaan verifikasi DPA perangkat daerah tahun anggaran 2020 dilaksanakan mulai , Rabu 8 Januari dan ditargetkan selesai dan disahkan pada Jumat, 10 Januari mendatang. Selain itu Uju juga meminta kepada perangkat darerah untuk mencapai program kerja yang sudah direncanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

 “Gunakan waktu sebaik-baiknya agar pelaksanaanya tepat waktu. Saya harap dengan inovasi yang diadakan pada tahun 2020 ini ada perbaikan kualitas. Terutama dari aspek pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan sekolah SD dan SMP agar menjadi perhatian. Jangan sampai terjadi peristiwa sekolah ada yang roboh,” katanya. 

Uju menekankan, agar seluruh perangkat daerah dapat menjaga kualitas kerja, dan ketepatan waktu. Selain itu juga dapat taat azas dan juga sesuai dengan pedoman serta peraturan yang berlaku.

“Apapun bentuknya, agar dapat berkualitas dan bermanfaat untuk masyarakat. Serta dapat dipertanggung jawabkan. Tahun 2020 harus ada perubahan. Selain cepat dan tepat, harus akuntabel,” ujarnya.

Uju mengatakan, terdapat beberapa hal yang perlu disesuaikan dan disempurnakan. Baik terhadap pendapatan maupun belanja daerah. Termasuk belanja tidak langsung maupun belanja langsung.

“Saya minta perangkat daerah melakukan penyesuaian dengan hasil Gubernur. Sehingga DPA yang kita verifikasi mulai hari ini, adalah verifikasi terhadap Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) yang telah disesuaikan,” kata dia.

Seperti diketahui sebelumnya, RKA perangkat daerah telah melalui serangkaian pembahasan di DPRD Kabupaten Bekasi. Dan telah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi tentang APBD tahun anggaran 2020.

“Tidak adalagi proses pengadaan barang dan jasa yang bertele-tele. Semua segera dilaksanakan. Kita ingin semua cepat, gunakan waktu se-efektif mungkin. Sehingga hasil kerja Pemkab Bekasi dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.

Rz-Djapos.com
Editor: Rz
Foto: Humas Pemkab Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *