BPBD Kabupaten Bekasi Sedot Air di Wilayah yang Masih Tergenang Banjir 5/5 (1)

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi melakukan penyedotan air di Kp. Krangkeng, RT 03/02 Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jum’at (10/1/2020). Penyedotan air dilakukan dengan menggunakan mesin pompa di wilayah yang masih tergenang air ini.

“Di lokasi ini terdapat kurang lebih 100 kepala keluarga (KK) yang terdampak dengan ketinggian air berkisar 20-40 sentimeter. Agar cepat surut, kami mendatangi lokasi dan melakukan penyedotan menggunakan mesin pompa dan kemudian air dibuang ke aliran sungai di sekitar lokasi banjir,” kata Adeng melalui sambungan telepon.

Diketahui, banjir di wilayah Kabupaten Bekasi disebabkan instensitas hujan pada malam tahun 2020 cukup tinggi hingga tanggal 02 Januari 2020. Kondisi ini menyebabkan air di sungai, seperti Kali Jambe, Kali sadang, Kali Bekasi dan CBL meluap dan merendam sejumlah titik yang tersebar di 42 Desa di 21 Kecamatan dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak kurang lebih  15. 814 KK.

Air mulai surut pada tanggal 03 Januari 2020 dan membuat titik banjir mulai berkurang. Hingga tanggal 06 Januari 2020 banjir hanya tersisa di sejumlah titik yang tersebar di 4 Desa di 3 Kecamatan dengan jumlah warga yang terdampak 1.355 KK.

Menurut Adeng, banjir di Kp. Krangkeng tak kunjung surut disebabkan tidak adanya saluran pembuangan air (drainase) sehingga sampai saat ini air masih menggenangi pemukiman warga.

“Ditambah lokasinya cekungan (berada di bawah) sehingga air berkumpul di lokasi tersebut,” ucap dia.

Namun demikian Adeng menyatakan banjir yang melanda Kabupaten Bekasi sejak tanggal 01 Januari 2020 lalu sudah mulai surut. Air yang menggenang di sejumlah titik disebut mulai berkurang. “Beberapa titik yang sebelumnya terendam banjir saat ini sudah surut,” ucapnya.

Rz – Djapos.com
Editor: Rz
Foto: ist

Please rate this

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *