Samsat Kabupaten Bekasi Siapkan Loket Khusus Urus STNK Rusak dan Hilang Akibat Banjir

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Bekasi memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan bermotor korban banjir yang surat-suratnya rusak atau hilang. Pemilik kendaraan dapat langsung mengurus ke kantor yang beralamatkan di Jalan industri, Desa Pasirgombong, Cikarang Utara tersebut.

Kepala Tim Pengawasan Khusus Samsat Kabupaten Bekasi, Aiptu Herwanto mengatakan, persyaratan yang perlu dilengkapi untuk pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) rusak akibat banjir diantaranya, melampirkan dokumen yang rusak, baik STNK, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) serta Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli pemilik.

“Untuk yang korban banjir kita bantu percepat, karena mengingat korban banjir. Kalau prosedur tetap sama, harus ada KTP, BPPKB, cek fisik, laporan hilang. Itu harus ada,” kata Herwanto kepada djapos.com Rabu (26/2/2020).

Herwanto menuturkan, percepat yang dimaksud yaitu dengan menyiapkan loket khusus bagi pengurus STNK yang rusak akibat banjir.

“Prosedur tidak ada yang dihilangkan, cuma kita bantu percepat. Percepatnya itu karena untuk korban banjir kita siapkan loket khusus, jadi tidak numpuk dengan yang lain, karena loket khusus minimal dia lebih cepat karena tersendiri,” ucapnya.

Selain itu sambung dia, pengurus STNK rusak akibat banjir juga diminta untuk membawa surat pengantar atau surat keterangan dari RT/RW setempat.

“Kalau korban banjir ada pengantar dari RT/RW nya bahwa dia korban banjir. Itu untuk mengetahui bahwa dia korban banjir. Jadi selain laporan kepolisian dia harus bawa pengantar itu,” ucap Herwanto.

Sementara itu, Kepala Unit Samsat Kabupaten Bekasi, Bait Ferdinand mengatakan, untuk penerbitan STNK hilang karena banjir, masyarakat diminta untuk melaporkan kehilangan kepada Polsek atau Polres setempat.

“Untuk mengurus penerbitan STNK hilang karena banjir masyarakat agar melampirkan surat kehilangan. Itu untuk mengurus penerbitan STNK hilang dan dilengkapi KTP pemilik kendaraan, fotocopy STNK yang hilang, dan BPKB asli,” kata Bait.

Bagi warga yang ingin mengurus STNK rusak atau hilang, Bait menyarankan agar warga datang langsung ke Kantor Samsat Kabupaten Bekasi.

“Silahkan datang dengan membawa persyaratan. Kami layani mulai dari jam 8 pagi sampai dengan jam 2 siang. Itu untuk Senin sampai dengan Jumat. Kalau sabtu jam 8 pagi sampai jam 11 siang,” ujarnya.

Rz-Djapos.com
Editor: Rz
Foto: Rz/Djapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *