13 Fasilitas Kesehatan Dibangun Tahun Ini, Pemkab Bekasi Fokus Bangun Sarana Kesehatan

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Sebagai komitmen peningkatan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) fokus membangun infrastruktur di bidang kesehatan.

“Selain sarana pendidikan yang juga kita bangun terus, pembangunan kesehatan juga kami sentuh. Ini merupakan bentuk dari semangat kami dalam membangun Bekasi baru Bekasi bersih,” ucap Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

Eka mengatakan, sektor pembangunan yang menjadi prioritas Pemkab Bekasi yakni pendidikan, kesehatan dan fasilitas umum. Hal itu kata dia, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bekasi 2017-2022,

“Tujuannya apa? Jelas untuk kesejahteraan masyarakat, memberi kemudahan dalam berbagai hal, termasuk di bidang kesehatan karena memang sudah menjadi urusan wajib,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bangunan Negara Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro mengatakan, sedikitnya 13 fasilitas kesehatan dibangun pada tahun 2020.

“Pembangunan itu di antaranya empat pembangunan baru puskesmas utama, puskesmas pendamping serta penambahan fasilitas seperti pembangunan ruang rawat inap di Puskesmas Tambun Selatan,” katanya.

Benny mengungkapkan, selain 13 pembangunan puskesmas baru, terdapat pula rehab total sembilan puskesmas dan beberapa puskesmas pembantu di tingkat desa, seperti Puskesmas Pembantu Muktiwari Kecamatan Cibitung dan Puskesmas Pembantu Huripjaya Kecamatan Babelan.

“Ini merupakan program pembangunan lanjutan dari tahun-tahun sebelumnya. Karena sesuai dengan komitmen Pak Bupati, bahwa kesehatan juga masuk prioritas,” ucap Benny.

Pada 2019 lalu, kata Benny, Pemkab Bekasi pun telah membangun 14 fasilitas kesehatan. Pembangunan itu di antaranya 11 pembangunan puskesmas baru dan fasilitas pendukungnya serta rehab total terhadap tiga puskesmas yakni Cabangbungin, Sriamur dan Gedung 1 Babelan.

“Berkaca tahun lalu, pembangunan di bidang kesehatan pun menunjukkan hasil positif, seperti yang terjadi di Puskesmas Sriamur, Kecamatan Tambun Utara,” kata dia.

Benny menuturkan, Puskemas Sriamur dibangun dengan tiga lantai dengan luas mencapai 1.200 meter persegi. Puskesmas Sriamur dibangun menggunakan anggaran sekitar Rp 4,6 miliar yang bersumber dari APBD 2019.

“Ini menjadi contoh positif karena walaupun pelaksanaan pembangunan sangat singkat, kurang lebih 2,5 bulan, namun dapat menghasilkan bangunan dengan kriteria baik,” ucapnya.

Dibangun secara menyeluruh, puskesmas ini fasilitas memiliki fasilitas lengkap yakni ruang poli umum, poli anak, poli gigi dan poli mata. Selain itu, terdapat juga ruang pelayanan untuk melahirkan dan rawat inap serta apotek.

“Dengan adanya fasilitas yang lengkap ini tentu memudahkan masyarakat sehingga tidak perlu jauh untuk berobat, cukup ke puskesmas saja karena sudah lengkap. Ini merupakan komitmen Pak Bupati yang fokus pada pembangunan,” katanya.

Rz-Djapos.com
Editor: Rz
Foto: ist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *