Pelayanan Lapas Cikarang di Tengah Pandemi Corona, Keluarga Pengunjung Difasilitasi Video Call dan Diskrining

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cikarang menghentikan kunjungan kepada warga binaan. Penghentian dilakukan mulai 18-31 Maret 2020 dan akan dievaluasi kelanjutannya.

Langkah ini dilakukan untuk tetap memberikan pelayanan di tengah pandemi corona atau covid-19 yang mewabah di Indonesia. Namun demikian, pihak keluarga tetap dapat bertemu dengan warga binaan melalui fasilitas kunjungan online.

Kepala Lapas Cikarang Nur Bambang Supri Handono mengatakan, kunjungan online dilakukan melalui kamera yang dihubungkan dari ruangan pendaftaran kunjungan ke ruang kunjungan di dalam gedung lapas.

“Jadi, keluarga yang ingin berkunjung mendatangi lapas, mendaftar kemudian dapat melihat aktivitas warga binaan melalui monitor. Kemudian mereka pun dapat berkomunikasi melalui fasilitas video call yang disiapkan pihak lapas,” katanya.

Menurut Bambang, komunikasi antara warga binaan dengan keluarga merupakan hak bagi warga binaan. Pihaknya pun mencoba untuk terus memenuhi apa yang menjadi hak warga binaan.

“Semangat kami bagaimana tidak ada kontak fisik tapi tetap bisa saling berkomunikasi,” ucapnya.

Untuk mencegah penyebaran covid-19, Bambang menuturkan, pihaknya memperketat kunjungan dari keluarga dan kerabat ke dalam lapas. Mereka yang hendak berkunjung, selain diperiksa barang bawaan, turut diperiksa juga kesehatannya.

“Skrining dilakukan dengan menggunakan thermogun dan penggunaan masker dilanjutkan dengan melakukan cuci tangan menggunakan antiseptic pada wastafel yang telah disediakan. Itu bukan cuma kepada pengunjung, tapi tamu dinas dan juga petugas,” ujarnya.

Lapas Cikarang melakukan serangkaian langkah untuk pencegahan covid-19 yang kini tengah mewabah di Indonesia. Seperti diketahui, selain melalui sentuhan fisik, virus ini dapat menular melalui benda yang disentuh orang yang terinfeksi.

“Kemarin, mengenakan seragam khas, para warga binaan tampak semangat membersihkan sisi demi sisi lapas. Mulai dari ruang di balik jeruji besi, selokan, lapangan hingga tempat menjenguk keluarga ak ketinggalan dibersihkan,” ucap Bambang.

Penguatan kebersihan dan ketahanan tubuh warga binaan menjadi salah satu fokus lapas mencegah virus corona. Pembersihan massal ini dilakukan seluruh warga binaan dengan menyisir tempat terbuka dan juga tempat tertutup; seperti ruang kerja, kamar mandi, dan juga selokan-selokan di seluruh lingkungan.

“Selain warga binaan, langkah ini dilakukan juga oleh para petugas. Ini menjadi bagian dari pencegahan kami terhadap covid-19, sesuai dengan arahan pemerintah di pusat,” kata Bamabang.

Selain melaksanakan kerja bakti kebersihan, intensitas berolahraga di lapas pun ditambah. Tidak hanya meningkatkan ketahanan fisik, warga binaan dan petugas juga menggelar doa bersama guna memohon perlindungan serta pertolongan agar terhindar dari virus yang tengah mewabah.

 “Warga binaan secara rutin setiap pagi di lapangan berolah raga, upaya-upaya tersebut guna mencegah, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh bagi warga binaan. Yang terpenting setelah berikhtiar itu, juga berserah diri,” tutupnya.

Rz-djapos.com
Editor: Rz
Foto: Dok Lapas Cikarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *