Pandemi Corona, Pemkab Bekasi Tunda Pelaksanaan Pilkades Serentak

Kabupaten Bekasi, Djapos.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menunda penyelenggaraan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2020. Pelaksanaan pemungutan suara yang seyogyanya akan diselenggarakan 19 April mendatang itu terpaksa ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus corona (covid-19) yang saat ini sedang merebak.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan, dalam pelaksanaan Pilkades akan pengerahan massa yang jumlahnya tidak sedikit. Menurut dia, hal itu bisa menjadi salah satu celah penyebaran covid-19.

“Karena pelaksanaan Pilkades salah satunya pasti mengumpulkan massa, jelas itu sangat berbahaya. Orang yang hadir sebagai hak pilih bisa saja mereka terpapar virus corona, maka alangkah lebih baiknya kita tunda dulu,” kata Eka saat memberikan arahan kepada 58 bakal calon kepala desa di Gedung Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Senin (23/3/2020).

Untuk diketahui, Pemkab Bekasi tengah melaksanakan tahapan Pilkades di 16 desa yang tersebar di 11 kecamatan dengan diikuti 58 calon kepala desa. Pemkab Bekasi pun saat ini tengah membuat surat edaran berkaitan dengan penundaan tahapan pelaksanaan Pilkades serentak 2020.

Eka mengungkapkan, pelaksanaan Pilkades yang ditunda akan dijadwalkan kembali setelah wabah virus corona mereda.

“Tidak mungkin pelaksanaan Pilkades akan kita lakukan pada 19 April, karena kondisi saat ini yang memang tidak memungkinkan. Kita harus menunggu perkembangan virus Covid-19 sampai bulan Mei,” ucapnya.

Pemkab Bekasi saat ini sedang gencar menghadapi penyebaran covid-19. Dibantu unsur TNI-POLRI, Eka mengaku pihaknya terus bekerja keras dan berupaya untuk menekan laju penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Bekasi.

“Sebagai kepala daeah saya sudah mengeluarkan surat edaran tentang percepatan penanganan covid-19 di Kabupaten Bekasi,” kata dia.

Eka pun menghimbau para calon kepala desa untuk tidak melakukan kampanye terbuka.

“Saya harap melalui pertemuan ini, Bapak dan Ibu sekalian nanti dalam rangka melaksanakan tahapan-tahapan Pilkades dilarang untuk mengeluarkan massa, dan mudah-mudahan dalam pemilihan kepala desa serentak ini dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin yang diharapkan oleh msayarakat,” ujarnya.

Senada dengan Eka, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan menghimbau para calon kepala desa untuk tidak mengerahkan massa.

“Ini sesuai intruksi Bupati. Hal ini demi mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona. Intinya kita berharap masyarakat sudah bisa mengerti jika sudah dihimbau, ya jangan dilakukan,” katanya.

Hendra juga menghimbau para calon kades dan simpatisan untuk menjaga ketertiban. Selain itu, ia meminta tidak ada pengerahan massa demi keamanan dan keselamatan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Oleh karena itu kebijakan Bupati sangat mendukung bahwa tidak ada kampanye terbuka, dan akan direkomendasikan Pilkades ditunda sampai waktu yang aman dari virus corona,” tutupnya.

Rz-djapos.com
Editor: Rz
Foto: Humas Pemkab Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *