Agar Operasional Tetap Berjalan Saat PSBB, Pemkab Bekasi Kaji Regulasi untuk Kawasan Industri

Kabupaten Bekasi, Djapos.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan memberlakukan regulasi pengurangan karyawan agar operasional kegiatan di kawasan industri tetap berjalan saat diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Ada potensi pengurangan karyawan (atau jadwal piket). Namun kami masih kaji seperti apa teknisnya,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Suhup kepada wartawan, Minggu (12/4/2020).

Namun demikian, Suhup belum dapat memastikan penerapannya seperti apa. ’’Masih menunggu besok ya (Senin),’’ ucap dia.

Suhup mengatakan, bila dalam satu shift kerja terdapat 1.000 pekerja, kemungkinan dipangkas hanya 50 persennya yang bekerja. ’’Untuk menerapkan pshycal distancing,’’ katanya.

Menurut Suhup, kondisi Kabupaten Bekasi memang berbeda dengan kondisi daerah lainnya. Yaitu wilayah kawasan industri. Sebab apabila mengacu instruksi Kementrian Industri untuk menjaga stabilitas perekonomian. Sehingga industri yang ada tidak ada penghentian operasional.

“Hasil kajian kami yang bisa WFH itu hanya 60 persen. Sebelumnya kita mengira semua bisa WFH. Kenyataannya 40 persen enggak bisa WFH salah satunya karena mereka bekerja dengan megang alat-alat berat dan yang hanya ada di lapangan,” tutupnya.

Rz – djapos.com
Editor: Rz
Foto: Humas Pemkab Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *