Pemkab Bekasi Akan Batasi Jumlah Penumpang Kendaraan Saat Terapkan PSBB

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan membatasi jumlah penumpang kendaraan yang melintasi wilayah Kabupaten Bekasi. pembatasan itu akan diberlakukan saat penerapan pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) dilakukan di Kabupaten Bekasi.

Diketahui, untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid-19), Pemkab Bekasi telah mengusulkan PSBB ke Kementrian Kesehatan. Usulan itu pun telah disetujui oleh Kementrian Keseatan  bersama empat kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna mengatakan selama PSBB akan ada aturan mengenai pembatasan jumlah penumpang kendaraan baik angkutan pribadi maupun umum. Aturan mengenai hal itu akan dibahas lebih lanjut oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi besok pagi.

“Termasuk pembatasan bagi penumpang kendaraan roda dua ya, kita akan samakan persepsi terlebih dahulu karena di Permenkes kan itu (kendaraan roda empat) tidak boleh, kecuali untuk barang.  Tetapi tadi Pak Gubernur sih bilang kalau sifatnya tidak komersial atau membawa penumpang masih satu keluarga (alamat di KTP sama) itu diperbolehkan. Ini akan akan kita samakan persepsinya terlebih dulu antara Dishub, Satpol PP, Kepolisian dan TNI besok pagi,” katanya, Minggu (12/4.2020).

Sedangkan mengenai pembatasan jumlah penumpang untuk kendaraan roda empat atau lebih, kemungkinan akan sama sesuai aturan yang ada yakni 50 persen dari kapasitas penumpang.

“Yang jelas masyarakat kami himbau pakai masker. Angkutan umum tidak dilarang beroperasi, tetapi harus jaga jarak. Misal biasa bawa 12 (penumpang) sekarang harus 6. Jadi pengemudianya juga wajib menerapkan standar sesuai protokol kesehatan, termasuk menggunakan masker,” ucap Yana

Yana menambahkan selama PSBB, Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Bekasi akan menyiagakan kurang lebih 36 lokasi cek point.

“Info dari pihak kepolisian total ada 36 termasuk yang ada di dalam kawasan. Nah kalau di dalam kawasan Dishub nggak ikutan. Khusus di dalam kawasan nanti yang dilibatkan adalah petugas kemanan atau security kawasan,” katanya.

Rz – djapos.com
Editor: Rz
Foto: Rz/Dok djapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *