Jelang Panen Raya, Petani di Karawang Resah dengan Kualitas dan Harga Jual Padi

Karawang, Djapos,com – Jelang panen raya, petani di Kelurahan Tunggakjati dan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang mengaku resah. Sooalnya petani merasa khawatir dengan harga jual dari hasil panen mereka yang tidak sesuai harapan.

“Penghasilan menurun drastis, semula per hektar itu jadi lima ton sekarang hanya satu ton oer hektar,” kata Dopang salah seorang petani kepada djapos.com, Rabu (15/4/2020).

Faktor alam yang kurang mendukung dan hama tikus menjadi penyebab kualitas padi menurun. Sehingga berpengaruh dengan harga jual panen.

“Hal ini disebabkan kaewna faktor alam terutama cuaca yang kurang mendukung. Dikarenakan ketika padi mulai berisi dan turun hujan, sehingga padi menjadi rebah. Faktor kedua yaitu hama tikus yang meskipun tidak terlalu mengganas tapi sangat berpengaruh terhadap penghasilan petani,” ucap Dopang.

Kualitas padi yang kurang baik, lanjut Dopang, berpengaruh terhadap harga jual padi. Ia pun berharap pemerintah dapat membeli gabah petani dengan harga yang sesuai.

“Karena kualitas padi yang kurang baik berpengaruh terhadap harga yang lebih murah. Seharusnya harga padi kisaran 5.000/kg cuma dihargai 4.500/kg. Sebagai petani kami juga berharap agar pemerintah dalam hal ini Bulog dapat menyerap gabah petani dengan.harga yang pantas,” ujarnya.

Suh – djapos.com
Editor: Rz
Foto: Suh/djapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *