Meski Pandemi Corona, PAD Kabupaten Bekasi Tetap Penuhi Target

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memastikan di masa pandemi covid-19 tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah (PAD). Hingga triwulan pertama, sejumlah pendapatan dari sektor pajak dan retribusi telah memenuhi target dengan nominal mencapai Rp 116,9 miliar.

Kepala Bidang Pengendalian (Kabid) dan Pembukuan pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Akam Muharram mengatakan, pada triwulan pertama target yang dicanangkan berkisar antara 15 hingga 20 persen dari target tahunan.

“Berdasarkan catatan kami himpun, untuk triwulan pertama sudah memenuhi target. Ada yang 15 persen, ada yang lebih dari 20 persen. Maka dari itu, kami memastikan sudah on the track untuk triwulan pertama ini dalam kondisi baik,” kata Akam, Minggu (19/4/2020).

Dari target yang dicapai itu, pendapatan terbesar berasal dari Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB). Hingga Maret 2020 lalu, pendapatan dari sektor ini telah mencapai Rp 110 miliar atau 15 persen dari target akhir tahun, sebesar Rp 805 miliar. “Dalam setiap tahun, BPHTB menjadi salah satu pendapatan terbesar, termasuk di triwulan pertama ini,” ucap dia.

Kemudian pendapatan lainnya berasal dari pajak hotel dan restoran. Dari target Rp 40 miliar di akhir tahun, pendapatan dari sektor pahak hotel dan restoran saat ini sudah mencapai Rp 7,3 miliar.

“Selanjutnya ada pula pajak daerah dari sektor hiburan. Triwulan pertama ini sudah masuk 20,92 persen atau nilainya mencapai Rp 3,8 miliar dari target pencapaian di akhir tahun nanti sebesar Rp 18,3 miliar,” ucapnya.

Akam menambahkan, pendapatan lainnya berasal dari pajak reklame. Dari target Rp 16,7 miliar, pada triwulan pertama ini telah tercapai Rp 2,5 miliar atau sekitar 15 persen. Sedangkan dari sektor parkir, pajak yang berhasil tercapai sebesar Rp 3,3 miliar dari total target Rp 15,3 miliar atau 21,3 persen.

”Secara keseluruhan sudah tercapai, karena pada triwulan pertama ini target capaian per item ada yang 15 persen dan 20 persen. Namun untuk sementara, Covid-19 belum mengganggu capaian PAD di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Herman Hanapi mengatakan, pencapaian PAD ini berhasil diraih berkat kerja keras dan kontribusi semua pihak termasuk wajib pajak. Sedangkan berkaitan dengan covid-19, pendapatan di triwulan I belum berpengaruh soalnya pandemi baru sebatas gejala awal.

”Untuk capaian PAD saat ini (triwulan pertama) masih sesuai dengan target. Belum terpengaruh dengan kondisi saat ini,” katanya. Menurut Herman, untuk mencapai target serta memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya terus mengupayakan untuk mencari potensi-potensi PAD, meski sebagian pegawai bekerja di rumah. ”Kami akan tetap maksimalkan pelayanan dan menggali potensi PAD,” ucapnya.

Rz – djapos.com
Editor: Rz
Foto: Rz/Djapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *