Pemkab Bekasi Alokasikan Rp2,9 Miliar untuk Penataan Mall Pelayanan Publik

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,9 miliar untuk penataan ruangan Mall Pelayanan Publik (MPP) di tahun 2020 ini. Ruangan Mall Pelayanan Publik ini nantinya akan berada di Lotte Grosir Cikarang.

Pusat peberlanjaan yang berada di Jl. Gatot Subroto, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara itu dinilai startegis untuk dijadikan tempat pelayanan yang lebih baik bagi warga Kabupaten Bekasi.

“Berdasarkan sejumlah kriteria yang kita nilai di beberapa lokasi tahun lalu, lokasi yang memungkinkan untuk dijadikan MPP itu di Lotte Cikarang,” kata Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi, Yanyan Akhmad Kurnia, Kamis (14/5/2020).

Yanyan menjelaskan dalam Mall Pelayanan Publik tersebut akan ada pelayanan berupa administrasi kependudukan, pelayanan izin, pajak, pasport dan pelayanan lainnya.

“Jadi selain pelayanan public yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi ada juga pelayanan dari instansi vertical lainnya, seperti imigrasi, pembayaran pajak kendaraan, perpanjangan SIM, balai nikah, perbankan dan lain sebagainya. Jadi semuanya kumpul disana,” kata dia.

Menurut Yanyan, mall yang menampung semua pelayanan pemerintah sekaligus akan membantu masyarakat dan memudahkan masyarakat dalam kepengurusan administrasi.

“Kita targetkan tahun ini selesai dan bisa beroperasi. Tetapi kita juga tidak bisa memaksakan apabila masih pandemi covid-19. Yang jelas saat ini kita sedang mempersiapakan intsrumen-intrumennya terlebih dahulu dan apabila pandemic ini selesai, insya allah akan segera kita soft launching,”kata dia.

Sejumlah warga berpendapat keberadaan MPP ini sangat baik untuk meningkatkan pelayanan publik agar lebih prima. Warga akan sangat terbantu jika pelayanan yang diberikan oleh pemerintah telah terintegrasi di satu tempat.

“Apalagi kan tempatnya strategis, di kawasan pusat perbelanjaan. Saya kira ini akan lebih mudah dijangkau warga,” kata Zahra, warga Kecamatan Karang Bahagia.

Anton warga Kecamatan Cibitung juga berpendapat positif soal rencana ini. Menurut dia, sudah seharusnya Kabupaten Bekasi memiliki tempat pelayanan publik yang aman, nyaman dan lebih canggih. “Karena Kabupaten Bekasi ini penyangga ibu kota dan memiliki kawasan industry yang katanya terbesar se Asia Tenggara. Jadi harus keren pelayanan ke masyarakatnya juga,” kata dia.

Rz – djapos.com
Editor: Rz
Foto: ilustrasi/Rz/Dok Djapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *