Komitmen Pemkab Bekasi Tangani Banjir Jabodetabekpunjur, Dinas PUPR: Penanganan Menyeluruh dan Terintegrasi

Kabupaten Bekasi, Djapos.com –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan  Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi akan melakukan penanganan banjir secara menyeluruh dan terintegrasi. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pengairan dan Sumber Daya Air pada Dinas PUPR, Nur Chaidir.

“Pada musim hujan di awal tahun kemarin ini, kami memprediksi debit air tidak akan sampai 300 mili liter per detik namun ternyata kondisinya berbeda. Itu ditunjang juga dengan kiriman air dari hulu. Maka dari itu penanganan harus dilakukan menyeluruh dan terintegrasi,” katanya, Kamis (4/6/2020).

Menurutnya, hal itu sesuai dengan komitmen Pemkab Bekasi dalam penanganan banjir di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur (Jabodetabekpunjur) yang sudah ditandatangani dan disepakati Selasa 2 Juni 2020 lalu.

Kendati penanganan banjir ini berjangka menengah, namun langkah perbaikan sudah dilakukan sejak tahun pertama. Pada 2020, Chaidir menuturkan, terdapat sejumlah proyek perbaikan di Kabupaten Bekasi untuk mencegah banjir, misalnya perbaikan Kali Bekasi yang bakal dilakukan oleh Kementerian PUPR melalui BBWS Ciliwung-Cisadane.

“Kemudian Pemkab Berkasi sendiri akan ada normalisasi Kali Bekasi dari mulai batas kota sampai kanal Cikarang-Bekasi-Laut. Kemudian ada program dari Kementerian LHK dengan membangun sumur resapan,” .

Seluruh program perbaikan itu, lanjut Chaidir akan diintegrasikan dengan daerah lain sehingga penanganan banjir berlangsung secara berkesinambungan. “Kami pun tentu berharap pada komitmen pusat ini agar seluruh langkah berjalan hingga akhir 2024 nanti,” ucap dia.

Seperti diketahui, penanganan banjir di wilayah Jabodetabekpunjur diproyeksikan bakal dilakukan hingga 2024. Lima kementerian berkomitmen untuk merevitalisasi seluruh titik penyebab banjir secara terintegrasi.

Dalam penanganan banjir yang berlangsung hingga empat tahun ini, tiga pemerintah provinsi dan delapan pemerintah kabupaten/kota turut dilibatkan. Penanganan akan dilakukan mulai dari hulu hingga hilir.

“Sudah disepakati bahwa untuk menangani banjir ini tidak bisa hanya daerah hulur saja atau hilir saja. Kalau kami di hilir diperbaiki tapi hulunya tidak ya sama saja. Maka sudah disepakai, Kabupaten Bekasi pun menyetujui jika perbaikan banjir ini dilakukan menyeluruh,” kata Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

Rz – djapos.com
Editor: Rz
Foto: ilsutrasi banjir/Humas Pemkab Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *