Refocusing APBD Kabupaten Bekasi Mencapai Rp1,3 Triliun, BPKAD: Pemangkasan Tiap OPD Bervariasi

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melakukan pemangkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 akibat covid-19. Hal itu sesuai dengan intruksi Kementerian Keuangan kepada pemerintah daerah untuk melakukan refocusing anggaran sebesar 35 persen dari total anggaran.

Dari hasil refocusing, APBD Kabupaten Bekasi tahun 2020 yang semula Rp 5.9 triliun pun dipangkas sebesar Rp 1,3 triliun. Sehingga APBD Kabupuaten Bekasi kini hanya mencapai sekitar Rp4,6 triliun.

“Pemangkasan dilakukan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dengan jumlah bervariasi. Secara keseluruhan dipangkas sebesar 35 persen dari total anggaran,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bekasi, Sutia Resmulyawan, Jumat (19/6/2020).

Sutia menerangkan pemangkasan ini dilakukan dikarenakan sejumlah sumber penghasilan pajak daerah terganggu sehingga berpengaruh pada APBD.

Kemudian hasil sejumlah pemangkasan kegiatan pada OPD itu juga digunakan untuk penanganan covid-19.

“Yang paling tinggi itu pada Dinas PUPR, capai 70 persen. Dari total anggaran Rp 780 miliar dipangkas Rp 540 miliar,” katanya.

Menurut Sutia, hal itu sesuai Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan, Instruksi Mendagri serta Instruksi Bupati Bekasi tentang percepatan penanganan covid-19.

“Adapun kegiatan yang dilakukan rasionalisasi anggaran antara lain biaya perjalanan dinas, kegiatan rapat, diklat, bimtek, seminar dan lokakarya,” ucap dia

Selain itu, Sutia menuturkan, rasionalisasi belanja barang dan jasa serta belanja modal, sekurang-kurangnya 50 persen, seperti pengadaan pakaian dinas, perawatan kendaraan, barang keperluan kantor dan tenaga ahli. “Lalu, pengadaan kendaraan dinas, pengadaan tanah, renovasi gedung dan ruangan, serta infrastruktur lain yang dapat ditunda,” ujarnya.

Rz – djapos.com
Editor: Rz
Foto: ilustrasi/ Djapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *