Kembali Terapkan WFH, Hanya 25 Persen ASN Pemkab Bekasi yang Boleh Masuk

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi kembali menerapkan aturan work form home (WFH) atau bekerja di rumah bagi aparatu sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bekasi. Penerapan itu, berdasarkan surat edaran nomor 800/SE-70/BKPPD, jumlah pegawai yang boleh bekerja di kantor hanya sebanyak 25 persen dan keseluruhan pegawai dalam satuan kerja perangkat daerah.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, penerapan WFH tidak lepas dari hasil evaluasi risiko kesehatan masyarakat kota/kabupaten di Jawa Barat oleh Divisi PRE GTPP Jabar. Dia menjelaskan WFH berlaku mulai pekan ini sampai adanya perubahan kategori risiko yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas COvid-19 Jawa Barat.

“Berdasarkan evaluasi itu, Kabupaten Bekasi masuk ke risiko tinggi sehingga harus dilakukan pencegahan, di antaranya wfh ini,” katanya.

Meski bekerja dari rumah, para pegawai tetap harus melakukan absensi harian secara daring termasuk menyampaikan laporan kegiatan harian.

“Meskipun tidak ke kantor bukan berarti bisa kemana saja. Pegawai diinstruksikan tetap di rumah untuk mencegah penularan covid ini. Instruksi ini berlaku juga bagi pejabat pengawas, fungsional non pelayanan dan pejabat pelaksana. Tapi walaupun di rumah harus siap bila setiap saat dipanggil,” ucap dia.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mulai mengawasi aktivitas karyawan baik saat bekerja maupun ketika di luar jam kerja. Hal ini dilakukan lantaran peningkatan jumlah kasus masih terus terjadi secara signifikan.

Juru bicara GTPP Kabupaten Bekasi, Alamsyah menyatakan, pengawasan itu dilakukan oleh satuan tugas di masing-masing perusahaan yang kemudian dilaporkan hingga ke tingkat kabupaten.

“Perusahaan harus mengawasi aktivitas pekerja baik saat bekerja maupun aktivitas di luar perusahaan. Seperti adanya catatan buku harian sebagaimana yang diminta oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat melakukan kunjungan ke kawasan industri. Perusahaan harus mengawasi pekerja dari kantor hingga keluar kantor,” ucapnya.

Rz – Djapos.com
Editor: R Radhitya Ardywan
Foto: ilustrasi/Humas Pemkab Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *