Pemkab Bekasi Terus Himbau Warga Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Kesehatan terus menghimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan isolasi mandiri jika memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif covid-19. Langkah ini lebih dianjurkan untuk menyiasati tingginya biaya tes usap (swab).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti menegaskan, tes swab sebenarnya hanya diperuntukkan bagi mereka yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien covid-19, terutama yang menunjukkan gejala.

Sedangkan, masyarakat yang tidak merasa berkontak apalagi tidak menunjukkan gejala, tidak perlu memaksakan melakukan swab. Isolasi mandiri lebih direkomendasikan dari pada swab.

“Swab itu dilakukan bagi orang-orang yang memang punya keluhan atau kontak erat. Kalau merasa ada kontak erat dengan yang positif, terus ada keluhan, harus menyegarakan swab. Tapi kalau tidak ada keluhan, sesuai jukni Kemenkes, itu diam di tempat isolasi 14 hari. Sehingga kalau terjadi virus tidak menularkan. Jadi bukan berarti kita harus swab semuanya,” ucap dia, Kamis (17/9/2020).

Enny mengingatkan, swab hanya berfungsi untuk mengetahui penularan virus di dalam tubuh. Jika hasil swab menunjukkan negatif bukan berarti seseorang akan terlindung dari paparan covid-19. “Kalau sekarang swab negatif, bisa jadi selanjutnya jadi positif karena tidak menerapkan protokol kesehatan. Jadi kuncinya di protokol kesehatan, terapkanlah itu. Pakai masker,” ucap dia.

Seperti diketahui, meningkatnya kembali kasus covid-19 membuat masyarakat panik. Tidak sedikit yang memaksakan melakukan swab mandiri meski tidak berkontak erat dengan pasien positif dan tidak menunjukkan gejala. Sialnya, biaya swab mahal sehingga kepanikan itu pun menjalar ke mereka yang tidak memiliki cukup uang.

Terkait hal itu, Enny kembali menegaskan jika penerapan protokol kesehatan jauh lebih penting dari pada melakukan swab tes. Kemudian bagi mereka yang pernah berkontak erat namun tidak menunjukkan gejala sakit pun lebih dianjurkan untuk isolasi mandiri.

“Kalau orang tanpa gejala sekarang memang proposisinya berpikiran positif, menerapkan protokol kesehatan jaga kesehatan, makan minum yang sehat dan diam di rumah saja 14 hari. Kita di dalam rumah itu sudah memutus rantai penularan,” ucapnya.

Rz – Djapos.com
Editor: R Radhitya Ardywan
Foto: ilustrasi/Humas Pemkab Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *