Pemkab Bekasi Pastikan Anggaran Penanganan Covid-19 Sesuai Kebutuhan

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memastikan penggunaan anggaran penanganan Covid-19 sesuai kebutuhan. Hingga September ini, sedikitnya Rp 150 miliar telah diserap untuk penanganan covid-19 baik dari sisi medis maupun perekonomian.

“Ya kenapa penyerapannya minim karena memang sesuai kebutuhan. Kalau tidak sesuai kebutuhan, sekarang mau dibelikan apa. kan harus sesuai kebutuhan, tepat sasaran. Jadi sisanya dibalikin lagi ke dinas-dinas,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Uju.

Besarnya anggaran awal yang disiapkan, kata Uju, merupakan ketentuan dari surat keputusan bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan tentang penyesuaian anggaran.

“Asalnya SKB itu ketentuannya harus 50 persen dari total anggaran tapi kemudian direvisi menjadi 35 persen. Kalau Kabupaten Bekasi APBD-nya Rp 6 triliun jadi hasil refocusingnya Rp 1,3 triliun,” ucap dia.

Meski dipangkas, Uju menegaskan, pihaknya masih tetap mengalokasikan anggaran untuk bantuan langsung kepada masyarakat.

“ Bantuan-bantuan langsung tetap ada. Itu kan masih disediakan sekitar Rp 160 miliar sisanya. Itu hasil hitungan kami cukup tapi tergantung kita semua karena bukan sekadar kebutuhan anggaran cuma peran semua, masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan,” ujar dia.

Untuk diketahui, sebelumnya Bupati Eka Supria Atmaja menyatakan telah melakukan refocusing anggaran hingga mencapai Rp 1,3 triliun. Anggaran hasil refocusing itu disiapkan untuk penanganan covid-19. Namun, kata Mustakim, dari hasil pembahasan APBD Perubahan, dana penanganan covid-19 itu baru diserap sekitar Rp 150 miliar. Karena penyerapan minim, dana untuk penanganan covid-19 pun disesuaikan. Selain Rp 150 miliar yang telah diserap, masih terdapat Rp 165 miliar yang disiapkan untuk penanganan pandemi ini.

Rz – Djapos.com
Editor: R Radhitya Ardywan
Foto: ilustrasi/ist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *