Harus Selesai 45 Hari, Pemkab Bekasi Kebut Bangun 1.254 Jaling

Kabupaten Bekasi, Djapos.com  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) akan membangun sebanyak 1.254 titik jalan lingkungan (jaling). Pembangunan jaling yang menelan anggaran Rp 200 miliar ini akan dikebut karena ditargetkan seluruh proyek selesai dalam waktu 45 hari.

“Alhamdulillah, portal e-katalog lokal yang ditunggu selama ini, mulai hari ini tanggal 26 Oktober 2020 sudah dapat diakses. Sehingga kami bisa mulai bekerja. Bidang Perumahan Rakyat siap menggelar kegiatan peningkatan jalan lingkungan di perumahan-perumahan mulai minggu ini yang pengadaan barang dan jasanya melalui e-katalog lokal. Totalnya ada 1.254 titik,” kata Kepala Bidang Perumahan Rakyat Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Budi Setiawan, Senin (26/10/ 2020).

Seperti diketahui, peningkatan jalan lingkungan yakni perbaikan jalan yang berada di Kawasan perumahan warga. Program ini digelar untuk menjawab keluhan warga perumahan yang jalannya terbengkalai lantaran ditinggal oleh pengembangnya.

“Jadi kenapa di perumahan karena kan yang di perumahan itu warga Kabupaten Bekasi juga. Banyak di antaranya pengembangnya yang nakal sehingga setelah mereka membangun, tidak dipelihara. Namun bukan berarti perumahan elit tetapi perumahan rakyat,” ujarnya.

Sebelumnya, pembangunan jalan lingkungan secara masif ini sebenarnya dapat digelar sejak triwulan pertama 2020. Hanya saja, anggaran yang digunakan sempat dialihkan untuk penanganan covid-19. Belakangan, pada APBD Perubahan 2020, anggaran tersebut dikembalikan ke alokasi awal.

“Peningkatan jalan lingkungan ini kurang lebih ada 1.254 titik yang bersumber dari APBD murni dan APBDP tahun anggaran 2020,” kata dia.

Untuk diketahui, pembangunan jalan lingkungan ini menggunakan sistem baru yakni e-katalog lokal. Jadi pembelian material pembangunan seperti beton maupun rangka besinya tidak diserahkan kepada kontraktor, melainkan dibeli langsung oleh pihak dinas melalui portal e-katalog.

Skema ini diberlakukan untuk mencegah berbagai kecurangan seperti pengurangan volume titik yang dibangun atau pembangunan tidak sesuai spesifikasi yang ditetapkan.

Namun, pembangunan jalan lingkungan sempat terkendala lantaran penyusunan portal e-katalog yang tak kunjung rampung. Alhasil, sisa waktu pengerjaan pun makin berkurang.

Pihak dinas, kata Budi, hanya memiliki waktu kurang lebih 45 hari untuk merampungkan seluruh proses pembangunan. Meski begitu, Budi meyakini pembangunan dapat berjalan dengan kualitas jalan yang lebih bermutu.

“Diharapkan pengadaan Barjas melalui e-katalog lokal ini dapat meningkatkan kualitas jalan yang lebih bermutu walaupun waktu pelaksanaanya kurang lebih 45 hari. Tetapi saya yakin akan selesai tepat waktu jika seluruh elemen masyarakat ikut serta mengawal dan mendukung dalam kegiatan tersebut sehingga program pembangunan di Kabupaten Bekasi akan dua kali lebih maju,” katanya.

Rz – Djapos.com
Editor: R Radhitya Ardywan
Foto: ist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *