Fraksi PAN DPRD Kabupaten Bekasi Usul Pilkades Gunakan TPS per RT/RW

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Fraksi PAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mempatenkan sistem Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) menggunakan Pemungutan Tempat Suara (TPS) per Rt atau Rw. Sistem itu diyakini dapat meminimalisir terjadinya kecurangan dan politik uang.

“Berdasarkan pengalaman, sistem TPS per RT atau RW pada pelaksanaan Pilkades 2020 lalu bisa berjalan kondusif, tidak ada terjadinya mobilitas masyarakat yang besar yang dapat menimbulkan konflik antar pendukung. Jadi berdasarkan pengalaman Pilkades 2020 kemarin saya minta DPMPD untuk mempatenkan systen Pilkades dengan sytem per TPS ditingkar RT/RW,” kata Ketua Fraksi  PAN DPRD Kabupaten Bekasi, Jamil, kepada djapos.com Jumat (10/9/2021)

Selain itu, menurut dia, penggunaan sistem Pilkades TPS per RT/RW tidak memakan waktu lama, lebih demokratis dan meminimalisir terjadinta kecurangan.

“Kalau per TPS lebih cepat, tidak memakan waktu lama, misal jam 12 tutup, jam 1 menghitung jam 3 sudah selesai. Artinya lebih cepat lebih aman, meminimalisir terjadinya kecurangan. Kemudian dari sisi demokrasi sangat demokratis, karena apa tidak ada mobilisasi,” ujarnya.

Jamil mengungkapkan, berdasarkan pengalamannya saat mengikuti Pilkades, pemungutan suara menggunakan sistem lama rentan dengan terjadinya politik uang.

“Biasanya saat menggunakan pemungutan suara satu tempat pada sistem yang lama itu kan dimobilisasi, banyak-banyak jemputan, tarik menarik masa, nah disitulah politik uang segala macam bermain. Karena saya pernah ngalamin nyalon kepala desa,” ucap dia. “Tapi pelaksanaan pilkades yang satu tempat yang menggunakan sistem lama terjadi gugat menggugat, rawan bentrokan antar masa pendukung. Itu kan pemerintah juga butuh biaya kalau gugat menggugat seperti itu,” sambungnya.

Rz – Djapos.com
Editor: R Radhitya Ardywan
Foto:
 Djapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *