Bupati Bekasi Kunjungi Korban Tindakan Asusila dan Beri Bantuan

Terjadi Tindakan Asusila Anak Dibawah Umur Di Desa Sukamulya

Bupati Bekasi Kunjungi Korban dan Beri Bantuan

IMG08042-20150702-1159

Oleh : Ray. RA, Tedi

Bekasi, Djapos.com – Lagi-lagi terjadi korban tindakan asusila terhadap gadis dibawah umur di Kabupaten Bekasi, tepatnya di kampung Srengseng Kali Abang RT 01 RW 05 Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani. Korban berinisial DZ berusia 9 tahun adalah anak yatim piatu dan masih duduk di kelas 3 SD.

Perbuatan asusila tersebut dilakukan oleh BL yang bekerja sebagai supir angkot ini dan ternyata paman dari si korban. Pelaku sering melakukukan aksi bejadnya disaat rumah yang ditempati si korban dalam keadaan kosong karena ditinggal oleh neneknya untuk berjualan gorengan dipasar.

Menurut keterangan Mama Cucu salah satu tetangga dekat korban, “aksi bejad yang dilakukan oleh BL bukan hanya sekali dilakukannya dan setiap ada kesempatan pelaku selalu melakukan aksi bejadnya dirumah korban dengan menarik tangan serta memaksa si korban masuk kedalam kamar “.

Bahkan, masih menurut Mama Cucu, “setelah kejadian itu korban sempat menceritakan tentang perbuatan bejad si Paman kepada nenek dan bibinya, namun tidak pernah dihiraukan oleh keduanya. Dan pada hari Rabu (24/6/2015) si korban mengadu lagi kepada nenek dan bibinya kalau setiap buang air kecil sering merasa sakit. Lama kelamaan keluarga curiga saat korban mau buang air kecil teriak sakit, dan saat diperiksa pada alat kemaluanya mengeluarkan darah.”

“Keluarga korban lainnya mulai curiga dan melaporkan kepada RT setempat dan selanjutnya melapor ke Desa. akhirnya pelaku yang tak lain Pamannya sendiri dipanggil dan ditanya oleh Pak Lurah di kantor Desa,” lanjut Mama Cucu.

“Mendengar adanya kejadian pemerkosaan anak dibawah umur, masyarakat mulai geram dengan ulah si pelaku, apalagi saat ditanya si pelaku tidak juga mau mengaku. Dan untuk menghindari adanya amuk massa, karena semakin banyak yang berdatangan, maka si pelaku dibawa ke Mapolsek Sukatani dan selanjutnya dilimpahkan ke Polresta Bekasi,” terangnya lagi..

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin yang mendengar kejadian ini langsung mendatangi kediaman korban pada hari kamis (02/7/2015). Dalam kunjungannya Bupati mengatakan “dengan adanya kejadian asusila yang menimpa anak dibawah umur, saya selaku Bupati sangatlah prihatin. Apalagi setelah melihat kondisi korban yang mengalami trauma berat. Saya sempat mengajak bicara si korban supaya sedikit lebih tenang dan berharap mau melanjutkan sekolahnya agar kelak menjadi anak yang cerdas dan juga solehah serta bermanfaat bagi keluarganya.”

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati menjaga anak-anaknya. Jangan sampai karena kesibukan, orang tua lupa menjalankan kewajibannya, bahkan sering mengabaikan. Kadang orang tua menyerahkan penjagaan anak kepada orang lain atau keluarganya. Tidak pernah terpikir jika ada diantara keluarga kita yang sudah dianggap baik ternyata berbuat hal nista seperti itu.” Himbau Neneng.

“Jadi intinya sebagai orang tua, harus lebih perhatian dan peduli terhadap anak dengan memberikan kasih sayang sepenuh hati. Saya hanya bisa memberikan bantuan kepada korban untuk persiapan menyambut lebaran dan lain sebagainya. Selebihnya Dinas Sosial yang akan mengurus serta memberikan bantuan dengan program-programnya.” tutur Neneng kepada djapos.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *