Kajari Cikarang Diminta Tuntaskan Kasus Incenerator

Kasus Incenerator Dinas Kesehatan Kab. Bekasi

Kajari Cikarang Diminta Tuntaskan Dan Cari Aktornya

  satuan khusus kajari cikarang

Oleh : Ray. RA, Dodi

Bekasi, Djapos.com – Penggeledahan kantor Dinas Kesehatan yang dilakukan oleh Satuan Khusus Anti Korupsi Kejaksaan Negeri Cikarang, Senin (10/8/2015) lalu terkait adanya dugaan korupsi pengadaan alat pemusnah limbah medis (Incenerator) telah menjadi sorotan. Adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan juga Organisasi Masyarakat (ORMAS) yang secara langsung ikut memantau perkembang kasus tersebut memberikan apresiasinya.

Wakil Ketua V Pejuang Siliwangi Indonesia Kabupaten Bekasi, Anwar Soleh sangat berharap kinerja Kejaksaan Negeri Cikarang kiranya dapat menegakkan hukum sesuai dengan aturan dan perundang undangan yang berlaku. Dan beharap agar kasus tersebut diusut sampai tuntas dan si pelakunya segera dimeja hijaukan.

”Perkara proyek Incenerator pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi sudah menjadi komsumsi public dan untuk itu saya akan terus memantau serta mengikuti terus perkembangannya,’ jelas Anwar.

Anwar juga berharap kepada Kejaksaan Negeri Cikarang untuk berani membongkar kasus pada dinas yang lainnya di Kabupaten Bekasi. Karena diduga dinas yang lain juga sangat berpotensi untuk melakukan hal yang sama.  

Dengan terungkapnya kasus pada dinas kesehatan, sudah pasti akan berdampak efek jera kepada pejabat pemkab lainnya. Ini akan menjadi satu mata rantai kepada dinas lainnya untuk tidak melakukan hal yang sama. Dalam hal ini penegakkan hukum di wilayah Kabupaten Bekasi harus di dukung oleh semua elemen lapisan masyarakat, demi terciptanya kabupaten Bekasi bebas dari KKN.

“Pejuang Siliwangi Indonesia sangatlah mengapresiasi penegakkan hukum yang sekarang sedang berjalan. Khususnya terkait dugaan korupsi incenerator pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Penegakan hukum jangan hanya bisa meruncing kebawah dan tumpul keatas, akan tetapi harus berani memberantas segala macam bentuk korupsi, kolusi dan nepotisme,” pungkasnya kepada djapos.com

Ditempat terpisah, Ketua LSM Ikatan Masyarakat Bersatu (IMBAS) Drs. Erwan HM Zein meminta kepada kejaksaan untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Dimana saat ini keterbukaan dan transparansi mutlak dijalankan.

“Bila perlu temukan aktor di balik proyek pengadaan incenerator tersebut, jangan hanya PPTK dan PPK serta pengawas serta konsultannya saja,” singkat Erwan kepada djapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *