Pembangunan Rutilahu Menjadi Rumah Tidak Layak Huni

Pembangunan Rutilahu Menjadi Rumah Tidak Layak Huni

 RUTILAHU Rumah Tidak Layak Huni_karawang_uj

Oleh : Ujang S

Karawang, Djapos.com – Batuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) agar menjadi layak huni oleh Pemerintah Kabupaten Karawang tidak seperti yang diharapkan. Rutilahu setelah di bangun bukannya membuat tenang penghuni rumah, malah membuat kekhawatiran apalagi pada saat hujan turun yang dibarengi dengan angin.

Bahan bangunan berupa kayu jengjeng yang dipergunakan penuh dengan sambungan dan juga sudah mulai lapuk. Usuk bambu juga kecil kecil tidak merata.

Adalah keluarga Dasir dan isterinya Ecih warga Kampung Kosambi Jaya Rt 002/06, Kelurahan Mekarjati Kecamatan Karawang Barat mengeluh keadaan rumahnya yang dibangun seperti terlihat asal-asalan.

“Saya was-was kalau hujan turun, apalagi disertai angin kencang. Karena rumah yang dibangun, kayu dan usuk bambunya sudah lapuk dan tidak rata,” kata Ibu Ecih.

Lurah Mekarjati saat ingin ditemui oleh djapos.com tidak ada diruangannya. Lalu coba menemui Camat Karawang Barat, ternyata Camat berserta para Lurah sedang melakukan rapat.

Dan saat dikonfirmasi, Kartawijaya selaku Lurah Mekarjati dan juga Ibu Hj Wiwiek Krisnawati, S.Sos selaku Camat Karawang Barat mengaku tidak mengetahui pembangunan rutilahu tersebut.

Selanjutnya saat menanyakan ke Bapak Sanika selaku Kasie Perencanaan Dinas Cipta Karya Kabupaten Karawang yang menangani masalah tersebut menerangkan “bahwa saya tidak mengintruksikan (kontruksi) seperti itu.”

Lalu Sanika menyuruh untuk menemui Pa Roni sebagai Pengawas Lapangan pembangunan Rutilahu, yang berada di lantai satu, tapi yang bersangkutan sedang tidak berada dikantor. Dan saat ditanya nomor kontaknya, semua yang berada dikantor menjawab “tidak tahu”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *