Ingin Hasil Panen Padi Capai 9 Ton? Ini Triknya, Dijamin Puas !

 pupuk-joni-ok

Oleh : Ujang S

Djapos.com – Hasil panen yang berlimpah dan memuaskan serta dibeli dengan harga tinggi adalah dambaan semua petani, tidak terkecuali petani di Kabupaten Karawang.

Untuk meningkatkan hasil pertanian, tentunya perlu banyak belajar. Tidak mudah menemukan ilmu pertanian hasil panen padi yang maksimal mencapai 8-9 ton perhektar.

Adalah Joni (40), petani asal Kampung Jamantri, Desa Mekarjaya, Kecamatan Rawamerta, yang menuturkan bahwa perlu diketahui untuk mencapai hasil yang bagus dalam penanaman padi mencapai 8-9 ton perhektar.

Joni menjelaskan, kadar tanah (PH) diukur dengan PH tester kisaran PH 6. Jika kurang dari itu, ia selalu konsultasi kepada ahli pertanian dan pupuk di lingkungannya.  

Menurut Joni, triknya adalah  pemupukan yang berimbang menggunakan pupuk urea kujang 200 kilogram dan Phonska 300 kilogram perhektar. 

“Kemudian dibantu dengan teknologi pertanian dengan menggunakan pupuk cair memperbaiki akar, perbanyak anakan hingga jenis padi ciherang kisar anakan dari 17 batang hingga 43 batang, perumpun dengan malay (berbuah) mulus sampai panen. Penyemprotan insektisida dilihat dari penyakit yang ada, terutama obat rancun sistemik, kontak, pungisida  (jamur) dan pelengkap pupuk cair yang seimbang,” papar Joni.

Lanjut Joni, dimasa frimordia (pembuahan) perlu diketahui ditambah pupuk SP36 (super phospat 36 persen) produksi Petro Kimia sebanyak 200 kilogram perhektar.

Itulah hasil temuan yang sudah terbukti selama dua tahun ini di musim rendeng 2016 sekarang. Namun sayangnya, Joni kesulitan mencari SP36 di kios terdekat.

“Mestinya pemerintah Distan, PPL, harus terjun ke petani sharing (tukar pikiran) apa yang sebanarnya terjadi yang dibutuhkan para petani. Mencari pupuk SP36 susah dicari dikios. Kedepan jangan disulitkan phonska produksi Petrokimia, produksi harus ditinjau kembali jangan sampai susah dicari kata para petani di wilayah Jamanri,” ungkapnya.

Masih menurut Joni, untuk panen yang memuaskan dengan hasil 9 ton tidak akan berhasil jika sarananya tidak ada. Apalagi pupuk dipersulit dan susah dicari, ia mengharapkan pemerintah bisa mengatasi hal tersebut.

“Saya sangat terbuka apa ada yang mau membuktikan menggunakan SP36, di masa frimordia hasilnya sangat luar biasa? sebelumnya 6 ton sekarang meningkan 8-9 ton perhektar. Kepada produsen dan Distan mohon ditinjau ke lapangan,” jelas Joni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *