Tidak Miliki Legalitas, Tenaga Kerja Asing Diamankan Timpora

berita foto 126

Bekasi, Djapos.com – Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Bekasi bersama anggota DPRD Kabupaten Bekasi melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja sebagai tenaga kerja kasar di Kawasan Orange County, Lippo Cikarang, Rabu (15/03/2017) siang.

Timpora yang terdiri dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Kantor Imigrasi, Kesbangpol, Polisi dan TNI berhasil mengamankan 3 orang TKA ilegal di lokasi proyek tersebut. Mereka pun langsung digiring ke Kantor Kesbangpol Kabupaten Bekasi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Sidak ini dilakukan karena adanya laporan dari masyarakat yang resah karena tidak mendapatkan tempat untuk menjadi pekerja kasar dan ternyata mereka (kontraktor-red) lebih memilih untuk memakai pekerja asing,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno.

Nyumarno menambahkan, saat melakukan sidak, Timpora dibagi dua tim kerja. Tim pertama sidak ke sebuah rumah kontrakan di daerah Desa Cibatu. Karena menurut keterangan dari masyarakat, diduga tempat kontrakan tersebut sebagai mess TKA. Kemudian Tim Kedua langsung meninjau ke lokasi proyek tempat TKA tersebut bekerja.

Saat Tim Pertama melakukam pengecekan ke rumah kontrakan tersebut, rumah kontrakan dalam kondisi terkunci dan tidak berpenghuni. Menurut informasi warga, bahwa sekitar dua minggu ini ada 8 orang TKA yang menetap di dalam rumah kontrakan tersebut, namun baru dua hari ini sudah tidak tampak lagi.

“Sudah kosong baru dua hari ini Pak,” ungkap Ibu Ana salah satu warga yang tinggal di sebelah rumah kontrakan TKA tersebut.

Sedangkan Tim Kedua yang sidak ke lokasi proyek menemukan 3 TKA warga negara China, yang tidak dapat menunjuk kelengkapan legalitas Paspor, KITAS dan IMTA nya.

Diantara nama TKA yang diamankan dan diketahui tidak bisa menunjukkan dokumen, secara lengkap adalah sebagai berikut :

  1. Mr. Wang Deqi, warga negara China, nomor paspor E 85647882
  2. Mr. Liu Bing Liang, warga negara China, nomor paspor G 7128702
  3. Mr. Zhang Libin, warga negara China, nomor paspor G 57128702

Ketiga orang TKA tersebut langsung dibawa ke ruang Kesbangpol untuk dilakukan interogasi terkait legalitas surat-surat yang mereka miliki.

Dari 3 TKA hanya 1 TKA yang bisa menunjukkan Paspor dan Kitas, sementara yang lainnya hanya menunjukkan dokumen dalam bentuk foto-foto di handphone serta ada yang beralasan dokumen tidak terbawa dan berada di Kantor.

“Ketiga TKA tersebut langsung kita serah terimakan ke Kantor Imigrasi Bekasi untuk diproses guna penyelidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” lanjut Nyumarno. 

berita foto 126-1Dari sidak hari ini, disimpulkan awal terdapat 2 TKA yang tidak dapat menunjukkan Paspor, KITAS dan dokumen IMTA dengan alasan dokumen ada di Kantor PT. IPB di Jakarta. Sedangkan yang satu orang bisa menunjukkan Paspor, KITAS dan IMTA.

Namun IMTA yang mereka miliki juga sudah mati masa berlakunya dari tahun 2015, termasuk dalam dokumen IMTA nya tidak ada penunjukan Lokasi kerja di wilayah Kabupaten Bekasi.

Dalam hal ini, terdapat dugaan tindak pidana penyalah gunaan penggunaan KITAS sebagaimana diatur dalam pasal 122 UU Keimigrasian dan tindak pidana tidak memperpanjang dan membayar retribusi perpanjangan IMTA ke Pemkab Bekasi sebagaimana diatur dalam Perda Kabupaten Bekasi tentang Ijin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).

“Selanjutnya kita serahkan penyelidikan ke rekan-rekan Imigrasi dan kita tunggu laporannya. Untuk sanksi bisa juga dikenakan pidana atau bahkan deportasi, tinggal menunggu hasil penyelidikan,” ujarnya.

Kegiatan ini tentu akan menjadi agenda rutin dan akan dilakukan bersama Timpora.

Selain sebagai bentuk pengawasan orang asing dan penindakan TKA Ilegal, kedepannya diharapkan dapat meningkatkan PAD Daerah yang bersumber dari retribusi perpanjangan IMTA,” pungkas Nyumarno.

 

Reporter : Ray, Anto

Foto : dok/DJP/r4y/ant

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *