Dugaan ‘Kriminalisasi’ PT ABC Terhadap Karyawanya, 5 Korban Didampingi Lawyer

Dua surat laporan buruh yang ditahan PT. ABC.

Cikarang Pusat, Djapos.com – Penahanan lima orang buruh oleh PT. Arta Boga Cemerlang (ABC) kembali dilaporkan ke Polres Metro Bekasi, Senin (31/07/2017) lalu. Kali ini kelima buruh didampingi kuasa hukum (Lawyer) melaporkan PT. ABC yang beralamat di Jl.Kruing 2 Kawasan Industri Delta Silicon Cikarang, Kabupaten Bekasi dengan tindak pidana pasal 333 KUHP yaitu tindakan melakukan penahanan kemerdekaan seseorang.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno kepada Djapos.com mengatakan, dirinya memenuhi janji dengan memberikan bantuan hukum kepada lima orang buruh korban penahanan PT. ABC.

“Sesuai janji saya pada saat sidak, saya ‘menunjuk’ Kantor Hukum Jay Tambunan SH and Partner sebagai pengacara untuk mendampingi kelima buruh korban penahanan,” ujarnya.

Nyumarno menekankan, tindakan penahanan kelima buruh yang dilakukan PT. ABC merupakan tindak pidana yang sepatutnya diganjar dengan hukuman yang berlaku. Pelaku, pemberi kerja dan pemilik pabrik kata dia, harus diproses secara hukum.

“Laporan pertama kalau tidak salah, Rabu (28/07/2017) malam. Ketika itu kami laporkan perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana diatur dalam Pasal 335 KUHP.  Laporan yang kedua ini kami laporkan dugaan tindak pidana melakukan perampasan kemerdekaan seseorang, ancaman hukumannya pidana sekurang-kurangnya 8 hingga 12 tahun penjara,” tegasnya.‎

Untuk diketahui, PT. ABC telah menahan 5 karyawannya yang bernama Samsudin, Darmawan, Agus, Didi dan Jamal selama 3 hari sejak 24 Juli 2017 hingga 26 Juli 2017. Penahanan tersebut berdalil lantaran adanya selisih barang ketika ‘stock opname’.

Kepada kelima karyawan bagian gudang tersebut, PT. ABC menawarkan untuk menghubungi keluarga dan memilih penyelesaiannya dengan cara kekeluargaan atau proses hukum.  Pihak perusahaan juga meminta jaminan berupa uang dan sertifikat jika kelima karyawan ingin pulang.

Penahanan kelima buruh tersebut dilaporkan ke DPRD Kabupaten Bekasi hingga akhirnya DPRD melakukan sidak ke PT. ABC dan berhasil membebaskan kelima buruh.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *