Bupati Harus Malu Kalau Sampai 10 Tahun ‘Gak’ Bisa Benahi Jalan di Sekitar SGC

Pasar tumpah di jalan sekitar SGC, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Kondisinya terlihat semrawut dan mengganggu pengguna jalan.

Cikarang Utara, Djapos.com – Kondisi lalu lintas jalan yang ‘semrawut’ sekitar Sentra Grosir Cikarang (SGC), Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi dikeluhkan masyarakat pengguna jalan.

Rizal (37) warga Jalan Gatot Subroto, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi mengaku sering merasa kesal jika melewati jalan tersebut. Dikatakannya, kondisi jalan yang semrawut sudah lama terjadi dan tidak pernah dibenahi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

“Hampir setiap hari saya melewati jalan disitu, baik saat hendak beraktifitas kerja maupun bersama keluarga. Sebenarnya malas lewat situ, tapi mau bagaimana lagi jalan menuju rumah saya harus melewati jalan itu,” keluhnya.

Menurut pria yang juga merupakan pengurus salah satu partai ini, sudah sepatutnya Pemkab bekasi merubah kondisi jalan di sekitar SGC yang semakin hari semakin semrawut.

“Harusnya sekali-kali Bupati turun langsung lihat kondisinya bagaimana. Lihat kalau pagi bagaimana dan malam bagaimana. Kan selogannya Bekasi Bersinar, buktikan dong,” singgungnya.

Menanggapi keluhan warga, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Tata Saputra meminta kepada Pemkab Bekasi untuk melakukan langkah-langkah tegas dengan menertibkan padagang yang tumpah di jalan sekitar SGC.

“Bupati kan pejabat politik, jadi harus mengambil langkah politik, jangan hanya pencitraan saja. Tertibkan pedagang yang tumpah ke jalan agar tidak menimbulkan kemacetan lagi. Dinas Perhubungan, Polantas dan SatPol PP harus segera bertindak dan tentunya harus ada yang bertanggungjawab yaitu Bupati sebagai pejabat politik,” ujarnya.

Ditambahkan dia, Pemkab Bekasi juga harus mencari solusi dengan memiberikan tempat yang layak dan strategis kepada para pedagang.

“Cari tempat yang dijangkau masyarakat. Bupati harusnya malu sama masyarakat kalau membenahi itu saja tidak bisa. Apalagi kalau sampai 10 tahun menjabat tapi ‘gak’ bisa membenahi,” tuturnya.

Sementara itu, Nugraha, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi mengatakan, Pemkab Bekasi harus segera merevitalisasi pasar cikarang. Sehingga kata dia, agar pedagang tidak lagi memakai badan jalan untuk berjualan.

“Kondisinya sudah sangat ‘urgent, revitalisasi harus segera dikakukan. Minggu lalu saya mendengar ada pengunjung yang tertimpa rerentuhan atap bekas dari kebakaran pasar cikarang,” katanya.

Pria yang biasa disapa Nunu ini juga mengaku bingung dengan pemberian penghargaan ‘Best Effort City’ Adipura dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Gak sesuai dengan realita yang ada. Semua hanya sekedar pencitraan saja,” singgungnya.

 

Reporter : RZ

Foto : dok/DJP/RZ/IST

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *