Hanya Karena Tidak Mau Angkat Telepon, Oknum Polisi Aniaya Isteri Hingga Berdarah

Foto Illsutrasi.

Tambun, Djapos.com –  Tindakan kekerasan dalam rumah tangga kembali terjadi di Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Namun Kali ini tak tanggung-tanggung pelaku adalah oknum kepolisian yang memukuli isterinya hanya karena tidak mau mengangkat telephone dari pelaku.

Tak terima dengan apa yang dialaminya, (MS) isteri dari oknum polisi tersebut langsung melaporkan tindak kekerasan yang dialaminya ke Polres Metro Bekasi, Kabupaten Bekasi, pada Minggu pagi (10/09/2017) lalu.

Kejadian bermula saat (MS) berada di rumah kedua orang tuanya, di Perum Papan Mas Blok G22 No. 14, Jl. Gunung Krakatau, Kec. Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Pelaku mencoba menghubungi sang isteri (MS) berkali-kali namun tak juga diangkatnya. Diduga tersulut amarah, suami korban berinisial (DS) yang juga merupakan oknum polisi tersebut langsung mendatangi sang isteri dan menamparnya.

Sambil memaki pelaku menanyakan ATM kepada isterinya itu. Korban yang ketakutan langsung berlari kedalam rumah dan mencari ATM yang diminta suaminya tersebut.

Setelah di berikan. Pelaku yang masih kurang puas, langsung menghujamkan bogem mentah kewajah sang isteri, hingga tersungkur dan babak belur. Akhirnya (MS) mengalami pendarahan di hidungnya.

“Dia (pelaku) nelepon berkali-kali, tapi ‘gak’ diangkat., terus langsung datang kerumah dan Saya langsung ditampar,” tutur (MS) di rumahnya.

Usai menghadiahkan tinju, oknum DS yang diketahui berdinas di Polsek Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, kemudian pergi, meninggalkan sang isteri yang bersimbah darah.

“Sehabis nampar dia langsung minta ambilin ATM, setelah itu diserahkan. Bukannya ucapan terima kasih yang didapat malah di kasih bogem mentah dan si ibu langsung nyusruk kaya di ‘game tekken’,” ujar (BA) saksi yang kebetulan lewat tempat kejadian kala itu.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Kunto Bagus membenarkan peristiwa tersebut.

“Kini laporan tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” singkatnya.   

     

Reporter : R4Y

Foto : dok/DJP/R4Y

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *