Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Terapkan Prokes Ketat

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan memastikan protokol kesehatan (prokes) saat pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak dapat dilakanakan dengan baik. Hal itu agar penyebaran virus covid-19 tidak terjadi saat pegelarang yang akan dilaksnakan pada 4 April 2021.

“Gelaran Pilkades tahun 2021 ini mengikuti dari pelaksanaan Pilkades pada tahun 2020 lalu. Pikades yang dilaksanakan pada 20 Desember 2020 itu sukses dilaksanakan ditengah pandemi corona. Jadi tentu kita belajar dari pengalaman pilkades 2020 lalu itu dalam pelaksanaanya,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida, Kamis (25/3/2021).

Ida menjelaskan prosedur protokol kesehatan ketat diterapkan pada pelaksanaan Pilkades. Mulai dari pengecekan suhu tubuh, tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan area tempat pemungutan suara (TPS) dibuat berjarak. Sesuai ketentuan, tiap TPS itu maksimal hanya 500 Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Tetap menggunaan protokol kesehatan seperti pelaksanaan Pilkades Desember 2020 lalu. Jangan sampai, pemilihan kepala desa menjadi cluster baru Covid-19,” ucapnya.

Pemkab Bekasi juga hari ini akan menggelar Deklarasi Damai Pilkades Serentak tahun 2021 di Gedung Wibawa Mukti Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat.

Dengan adanya deklarasi tersebut, kata Ida, setiap calon kepala desa diminta untuk siap menang dan siap kalah serta dapat menerima hasil dari Pilkades. Jangan sampai, setelah pemilihan menimbulkan masalah di desa. 

“Semua calon kepala desa tanda tangan siap menang dan siap kalah, yang kalah berbesar hati menerima kekalahannya. Yang menang ya tanggungjawab sebagai kepala desa,” paparnya.

Seperti diketahui, sebanyak 9 desa di Kabupaten Bekasi akan mengikuti Pilkades yang akan digelar secara serentak pada 4 April 2021 mendatang.

Adapun 9 desa yang akan melaksanakan Pilkades Serentak tahun 2021 adalah Desa Babelan Kota dan Desa Huripjaya (Kecamatan Babelan), Desa Kertamukti (Kecamatan Cibitung),  Desa Tanjungbaru (Kecamatan Cikarang Timur). Kemudian Desa Karangmekar (Kecamatan Kedung Waringin), Desa Setiajaya (Kecamatan Cabang Bungin), Desa Sukaragam dan Desa Sukasari (Kecamatan Serang Baru) dan Desa Pasir Ranji (Kecamatan Cikarang Pusat).

Rz – Djapos.com
Editor: R Radhitya Ardywan
Foto: ilustrasi/ ist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *