Pemkab Bekasi Larang THM Buka Selama Bulan Suci Ramadhan

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melarang tempat hiburan malam (THM) untuk membuka operasionalnya selama puasa Ramadan 1442 Hijriyah/2021.Larangan THM buka selama bulan suci Ramadan, sebagai bentuk menjaga kehormatan dan kekhusyuan umat islam dalam menjalankan ibadahnya.

“Mulai kemarin malam itu sudah tidak boleh beroperasi, selama puasa hingga hari raya Idul Fitri,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Dodo Hendra Rosika, Selasa (13/4/2021).

Dodo mengatakan pihaknya sejak kemarin malam sudah melakukan penyisiran seluruh THM, baik warung remang-remang, cafe maupun lokasi-lokasi lain di Kabupaten Bekasi. Hal itu dilakukan guna memastikan semua mematuhi untuk tidak beroperasi selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri nanti.

“Dari mulai awal pas minggu kemarin, kita sudah melakukan pengawasan, lalu kemarin malam kita sisir. Semua sudah clear sudah tidak ada lagi yang buka,” ucapnya.

Dodo mengungkapkan keberadaan THM yang paling banyak diantaranya di wilayah Lippo Cikarang, Tambun Selatan, Cikarang Barat, Cibitung dan warung remang-remang serta lokalisasi di wilayah Tambun maupun Kedungwaringin. Pihaknya juga telah memerintahkan personilnya disetiap kecamatan bersama unsur kecamatan, polsek dan koramil melakukan pengawasan setiap THM.

“Apabila, kedapatan ada THM yang nekad beroperasi saat Ramadan ini. Maka akan diberi tindakan berupa penyegelan lokasi. Tindakan kita itu sesuai dengan penegakkan perda, yakni kita segel. Untuk melanggar atas segel itu misal dirusak dicopot itu menjadi ranah pidana kepolisian yang bergeraknya,” tegas dia.

Sementara Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan menegaskan selama bulan Ramadan THM tidak diizinkan beroperasi. Oleh karena itu, Forum Komunikasi Piminan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi akan melakukan tindakan tegas jika masih ada THM buka.

“Tentu leading sektornya itu Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam hal ini Satpol PP akan berikan tindakan tegas,” ucap Hendra.

Selain larangan operasional THM, kata Hendra, pihaknya juga akan menertibkan keberadaan pekerja seks komersil (PSK), aksi tawuran, sahur on the road dan kegiatan yang dapat menganggu pelaksanaan ibadah puasa lainnya. “Ini sebagai komitmen kami unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi menjadikan ramadan ini sebagai ramadan barokah. Tidak hanya barokah menjalankan ibadahnya saja, akan tetapi barokah juga mendapatkan keutamaan ibadah itu sendiri,” katanya.

Rz – Djapos.com
Editor: R Radhitya Ardywan
Foto: ilustrasi/dok djapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *