Pemkab Bekasi Tambah Kapasitas Kamar Isolasi dan ICU Pasien Covid-19

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menambah kapasitas kamar isolasi dan ruang Intensive Care Unit (ICU) di rumah sakit rujukan pasien covid-19. Penambahan itu dilakukan setelah terus terjadi lonjakan kasus pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi dalam satu bulan terakhir ini atau pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah/ Lebaran 2021.

“Betul, selain hotel isolasi terpusat, okupansi atau ketersediaan kamar isolasi dan ICU di rumah sakit swasta rujukan pasien Covid-19 ada penambahan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, Kamis (17/6/2021).

Sri Enny menjelaskan penambahan dilakukan setalah kapasitas kamar isolasi dan ICU hampir penuh. Ada 16 rumah sakit swasta rujukan Covid-19 yang melakukan penambahan kamar isolasi dan satu rumah sakit menambah ruang ICU.

Untuk total penambahan kamar isolasi dari 16 rumah sakit swasta ada sebanyak 169. Sedangkan untuk ruang ICU ada penambahan empat dari satu rumah sakit swasta.

“Penambahan ini diperintahkannnya sebagai upaya langkah pencegahan bilamana kasus positif corona terus terjadi peningkatan,” ucap dia.

Sri Enny menuturkan ada 50 rumah sakit swasta yang menyiapkan ruang kamar isolasi dan 25 sakit diantaranya memiliki ruang perawatan ICU. Untuk kamar isolasi di seluruh rumah sakit swasta rujukan memiliki daya tampung sebanyak 1.225 kamar, saat ini terisi 839 kamar dan tersisa 386 kamar.

Sementara untuk ruang ICU daya tampungnya ada sebanyak 128 kamar, terisi 60 kamar sehingga tersisa 68 kamar.

“Penambahan lebih banyak untuk kamar isolasi karena memang peningkatan kasus Covid-19 kebanyakan dari mereka itu orang tanpa gejala (OTG) dan bergejala sedang,” ujarnya.

Sri Enny mengimbau agar masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Rz – Djapos.com
Editor: R Radhitya Ardywan
Foto: ist

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *