64 Jabatan Kosong di Lingkungan Pemkab Bekasi Akan Diisi

Kabupaten Bekasi, Djapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan mengisi kekosongan 64 jabatan. Pengisian kekosongan jabatan itu mulai dari eselon II b, III b, III a hingga IV a dan IV b.

Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan mengatakan pengisian kekosongan jabatan ini dilakukan agar roda pemerintah serta pembangunan di Kabupaten Bekasi dapat berjalan dengan baik.

Dia menilai adanya kekosongan jabatan yang cukup banyak dapat mengganggu jalannya pemerintahan, terutama dalam penyerapan anggaran kegiatan pembangunan di Kabupaten Bekasi.

“Mulai besok saya sampaikan akan dilakukan proses pengisian jabatan struktural eselon II b, III a, III b, dan IV a, dan IV b,” kata Dani kepada awak media di Ruang KH Noer Ali di Gedung Bupati Bekasi, Senin (23/8/2021).

Proses kegiatan pengisian kekosongan jabatan struktural, Dani memastikan dilakukan secara profesional, proporsional, objektif, transparan, dan tidak transaksional. 

Ada empat unsur tim penilai dalam proses pengisian kekosangan jabatan ini, mulai dari dirinya sendiri sebagai Penjabat Bupati Bekasi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Asisten Daerah III bidang adminstrasi, dan Inspektorat Kabupaten Bekasi.

“Inilah tim yang bantu saya untuk mengkaji dan memberikan rekomendasi-rekomendasi terhadap proses penempatan jabatan baik struktural maupun fungsional,” katanya.

Adapun untuk pengisian jabatan eselon II a atau Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, pihaknya masih menunggu surat resmi dati Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait pelaksanaan seleksi pemilihan jabatan sekda tersebut.

Proses pengisian jabatan ini, kata Dani berdasarkan penyesuaian terhadap kompetensi dan internal organisasi.

“Selain pengisian jabatan yang kosong, juga akan dilakukan mutasi dan rotasi jabatan sesuai dengan kebutuhan dan kompetensinya,” ucap dia.

Tidak hanya berbicara mengenai kompetensi, Dani juga menilai track record para calon pejabat struktural, yang bertujuan untuk melihat integritas dan komitmen melalui self assessment atau pengamatan, serta wawancara. 

“Saya tegaskan juga kegiatan pengisian kekosangan jabatan, atau rotasi mutasi ini menjadi hal biasa karena sesuai kebutuhan organisasi. Jangan sampai menganggu kinerja apalagi penyerapan anggaran kegiatan ini,” kata dia.

Proses ini juga dibuka kesempatan bagi pegawai Pemkab Bekasi, yang merasa mampu dan memenuhi syarat untuk mengisi kekosongan jabatan, agar dapat menyampaikan self assessment dan self promotion. 

Kegiatan pemilihan dan pengsian ini sangat penting agar terbentuk tim yang kompeten, punya kapasitas, integritas dan komitmen demi bersama sama menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Bekasi.

“Berharap kekosongan jabatan ini diisi dengan PNS-PNS terbaik, dan ini akan terus dievaluasi berkala. Tapi saya yakin dengan proses ini akan menciptakan kinerja positif, prosedur normal dan normatif sehinggga mereka akan fokus bekerja,” ucapnya.

Rz – Djapos.com
Editor: R Radhitya Ardywan
Foto:
dok djapos.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *